Selasa, 13 Maret 2018 15:18 WITA

Fakta Mengejutkan dari Gadis yang Terjun di Sungai Pute Maros

Penulis: Muh. Basri
Editor: Abu Asyraf
Fakta Mengejutkan dari Gadis yang Terjun di Sungai Pute Maros
Korban kecelakaan bus Bintang Prima di Maros, Ainul Mardiah Rizki Amalia.

RAKYATKU.COM,MAROS - Ada fakta mengejutkan dari penemuan korban kedua bus Bintang Prima di Sungai Pute, Maros, Senin (13/3/2018). Dia tewas setelah cekcok dengan orang tuanya.

Ainul Mardiah Rizki Amalia (20) menjadi korban kedua dalam kecelakaan bus Bintang Prima di jembatan Sungai Pute, Minggu dini hari (11/3/2018). Jasadnya baru ditemukan warga keesokan harinya, tepatnya Senin (12/3/2018).

Warga Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara itu ditemukan warga saat mengambang di sungai, tidak jauh dari lokasi kecelakaan. Kondisi mayat sudah membengkak dan sulit dikenali.

Korban hanya diketahui dari pakaian yang dikenakan, yakni kaus hitam dan celana cokelat. Gadis yang disebut-sebut masih berstatus mahasiswi di Makassar itu juga diidentifikasi dari potongan rambutnya.

Dalam kecelakaan itu, bus Bintang Prima jurusan Palopo-Makassar mengalami kecelakaan di jembatan Sungai Pute. Bus tiba-tiba menabrak pagar jembatan. Separuh badan bus sudah keluar dari jembatan. Masih beruntung karena tidak langsung terjun ke sungai.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang tewas. Keduanya wanita. Korban pertama yang ditemukan adalah Moeljo Fetri Wismadianita (43), warga Surabaya. Dia ditemukan di sungai beberapa jam setelah kecelakaan itu terjadi.

Sementara Ainul Mardiah Rizki Amalia yang akrab disapa Desta, baru ditemukan sehari setelahnya. Desta duduk di kuris paling depan, samping sopir. Sementara Moeljo duduk di deretan kursi nomor dua.

Keduanya diduga terlempar ke depan menembus kaca depan bus saat kecelakaan itu. Mereka tewas akibat benturan kaca dan tingginya jarak jembatan dengan sungai.

Tragisnya, Desta tewas usai cekcok dengan orang tuanya. Sumber Rakyatku.com menyebutkan, dia berangkat ke Makassar tanpa pamit karena bermasalah dengan keluarganya. Namun, tidak disebutkan pemicunya.