Selasa, 13 Maret 2018 14:32 WITA

Cek Rekening Anda, Ada Hacker Luar Negeri yang Kuras Uang Nasabah

Editor: Abu Asyraf
Cek Rekening Anda, Ada Hacker Luar Negeri yang Kuras Uang Nasabah
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Apakah Anda telah memeriksa saldo rekening bank hari ini? Di beberapa daerah, nasabah dikagetkan dengan hilangnya uang mereka secara misterius.

Seorang warga Kediri, Jawa Timur, Mujiyat mengaku kaget bukan main, Senin (12/3/2018). Seingat dia, rekeningnya berisi uang lebih Rp50 juta. Ternyata, isinya sudah terkuras.

Dia baru menyadarinya pada Minggu (11/3/2018). Saat itu, Mujiyati hendak menarik uang Rp5 juta dari rekening BRI miliknya. Berkali-kali dicoba, ternyata gagal. Informasinya, saldo yang ada dalam rekening tidak cukup.

Setelah dicek oleh petugas bank, ternyata ada transaksi misterius pada 10 dan 11 Maret 2018. Dia kaget. Dia merasa tak pernah melakukan tranksi apapun.

Ternyata bukan hanya Mujiyati yang mengalaminya. Beberapa nasabah lain mengaku kehilangan uang antara Rp500 ribu, Rp4 juta, hingga Rp10 juta.

Pelaku dari Luar Negeri

Kepala Cabang BRI Kediri Dadi Kusnadi menyebut kehilangan uang itu bermula penyadapan data nasabah pada kartu ATM melalui metode skimming. "Dugaan sementara dan kemungkinan adalah skimming," ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Dari pemeriksaan awal oleh kantor BRI pusat, lanjut Dadi, aliran dana transaksi misterius itu diduga dikelola dari luar negeri. Dugaan ini diperkuat karena ada transaksi yang menunjukkan jumlah nominal yang tidak bulat. Ada embel-embel angka tertentu pada nilai transaksi yang terjadi karena konversi kurs mata uang. 

"Kurs konversi dollar atau yen atau apa, masih diteliti oleh kantor pusat," ujar Dadi. 
Embel-embel angka yang tidak bulat itu, misalnya transaksi misterius yang dialami Elvina yang mengaku kehilangan uang sebesar Rp504.146,509 dari rekening tabungannya. 

Soal penyadapan data kartu ATM nasabah, Dadi mengungkapkan, kemungkinan sudah dilakukan sudah lama karena pihak BRI sudah intensif melakukan penertiban atau sterilisasi mesin ATM sebulan belakangan ini.