Selasa, 13 Maret 2018 13:13 WITA

Siswa SMK yang Tewas Gantung Diri Sudah 3 Hari Menghilang

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Siswa SMK yang Tewas Gantung Diri Sudah 3 Hari Menghilang
Siswa SMK Gowa, Hasrul tewas gantung diri (Ist).

RAKYATKU.COM, GOWA - Sebelum ditemukan tewas gantung diri, Hasrul (16), siswa SMK Gowa yang merupakan warga Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, dikabarkan sudah hilang sejak tiga hari lalu.

Korban ditemukan oleh ayahnya sendiri Ahmad Daeng Ronrong tergantung di sekitar kebunnya di Batu Tinggia, Dusun Pakkatto Lompo, Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Gowa.

Anak dari pasangan Ahmad Dg Ronrong dan Suriati ini meninggal dalam kondisi mengenaskan. Hasrul tergantung di pohon dan ada tali nilon di bagian lehernya. Sedangkan seluruh tubuhnya sudah membengkak berwarna hitam dan melepuh. Bahkan serangga bangkai pun sudah menempel di badannya.

Keluarga korban, Muhari saat ditanya terkait kematian Hasrul tersebut mengatakan, pihaknya tidak percaya korban melakukan bunuh diri dengan gantung diri di pohon.

"Ini sangat janggal bagi kami. Yang terlihat mata memang kemenakanku itu tergantung di pohon tapi kami belum tahu apa gantung diri atau ada motif lain. Biarkan pihak Kepolisian mengusutnya hingga tuntas," jelas Muhari.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, saat ditemukan, korban terlihat sudah dalam kondisi membusuk, lidah terjulur, terdapat sepasang sandal japit di TKP.

"Kami harus mendalami fakta-fakta lanjutan, terutama mengotopsi korban sehingga dapat dipastikan secara ilmiah apa yang menjadi penyebab kematian korban," ungkap Shinto Silitonga.

Usai olah TKP, jazad korban lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi guna keperluan penyelidikan.