Selasa, 13 Maret 2018 12:30 WITA

Korban Penipuan Travel Umroh Mulai Berdatangan di Polres Barru

Penulis: Achmad Afandy
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Korban Penipuan Travel Umroh Mulai Berdatangan di Polres Barru
Para korban penipuan travel umroh, PT. Shafamarwah Mulia Utama.

RAKYATKU.COM, BARRU - Korban penipuan travel umroh, PT. Shafamarwah Mulia Utama milik dr. Lukman Jamaluddin mulai berdatangan di Mapolres Barru, Jalan Cakalang, Kabupaten Barru, Selasa (13/3/2018).

Para korban saat ini sedang menjalani pemeriksaan dan diinterogasi oleh penyidik. Dihadapan petugas, salah satu korban calon jemaah umroh, Rostiah warga Kabupaten Pangkep mengaku merasa dibohongi oleh pihak travel lantaran gagal diberangkatkan.

"Saya dijanji tiga kali oleh pihak travel akan diberangkatkan, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan," kata Rostiah kepada Rakyatku.com.

Awalnya, lanjut Rostiah, dirinya dijanji berangkat tanggal 8 bulan Februari, tapi batal, kemudian tanggal 24 Febuari batal lagi, lalu terakhir tanggal 10 bulan Maret batal juga.

"Sudah lama dijanji tapi tidak ada kejelasan, akhirnya kami lapor polisi. Mulanya saya mendaftar di travel tersebut pada bulan November 2017 dengan biaya Rp21,5 juta. Saat ini saya cuman minta uang dikembalikan," jelasnya

Bersama dengan Rostiah, 16 orang warga Pangkep lainnya juga mengaku jadi korban dan ikut dimintai keterangan sebagai saksi pelapor.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Sultan Ikbal mengatakan, hingga saat ini sudah ada 18 korban calon jemaah yang melapor.

"Untuk sementara ada 17 orang warga Pangkep yang melapor ditambah satu orang warga Barru. Mereka sementara dimintai keterangan," bebernya.

Sekadar diketahui ada 400 calon jemaah umroh yang batal diberangkatkan oleh pihak travel PT. Shafamarwah Mulia Utama. Mereka berasal dari beberapa daerah di Sulsel dan luar Sulsel seperti Barru, Parepare, Pangkep, dan Papua.