Senin, 12 Maret 2018 14:12 WITA

Pelapor Kasus Ketapang Dilapor Balik ke Polrestabes Makassar

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Abu Asyraf
Pelapor Kasus Ketapang Dilapor Balik ke Polrestabes Makassar
Tim hukum DIAmi melapor balik LSM yang menjadi pelapor kasus ketapang ke Polda Sulsel beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) dilapor balik. Lembaga ini dianggap melakukan pencemaran nama baik terhadap pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi).

Mereka resmi dilapor ke Polrestabes Makassar, Senin pagi (12/3/2018). KP-GRD ialah organisasi yang beberapa waktu lalu melaporkan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto ke Polda Sulsel terkait tuduhan korupsi kasus proyek Ketapang Kencana.

"Karena LSM itu telah mengeluarkan statement di media dengan tuduhan korupsi. Sementara klien kami (Danny) bukanlah tersangka, namun hanya sebatas saksi. Kan beda antara tersangka dan saksi," jelas Koordinator Tim Hukum DIAmi, Jamaluddin Rustam di Kafe Pelangi, Jalan Bontolempangan.

Tim hukum lainnya, Adnan Buyung Azis berharap, kepolisian menindaklanjuti proses laporannya dengan baik. Agar, katanya, tak ada pihak yang dirugikan atas kejadian tersebut.

"Kami menilai, klien kami (Danny) begitu dirugikan atas kasus ini. Makanya, kami minta kepada Polrestabes Makassar betul-betul memproses laporan kami karena nama baik klien kami dicemarkan," tegasnya.

Loading...

Ia pun berharap, laporan hukumnya dapat dikembangkan oleh pihak kepolisian. Pasalnya, ia menduga, KP-GRD ialah organisasi yang ditunggangi oleh pihak lain yang memiliki tujuan politik tertentu.

"Karena kasus ini kan juga diributkan pada saat jelang Pilkada. Jadi kami menduga, ada pihak lain yang ikut 'bermain' dalam kasus tersebut," terangnya.

Tim hukum DIAmi melapor Andi Etus Mattumi selaku koordinator KP-GRD bersama rekan-rekannya dengan memasukkan Anzar Makkuasa selaku saksi pelapor. 

Loading...
Loading...