Sabtu, 10 Maret 2018 14:14 WITA

Tifatul ke Fahri Hamzah: Antum Mau Memperkuat PKS atau Menghancurkan Sih?

Editor: Mulyadi Abdillah
Tifatul ke Fahri Hamzah: Antum Mau Memperkuat PKS atau Menghancurkan Sih?
Tifatul Sembiring dan Fahri Hamzah

RAKYATKU.COM - Dua pentolan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring dan Fahri Hamzah terlibat twitwar sejak Jumat malam hingga Sabtu (10/3/2018) siang. 

Perang argumen ini bermula saat Tifatul menanggapi kicauan akun @maspiyuuu yang mengunggah screenshot tentang pembatalan sesi wawancara antara Fahri dengan PKS di salah satu tv swasta. Wawancara itu membahas soal sikap Fahri yang melaporkan Presiden PKS, Sohibul Iman ke Bareskrim Mabes Polri.

"Anda tukang adu domba, dan kader2 PKS juga tahu anda sudah dipecat. Mulai hari ini saya block...>>Mas Piyu," kicau @tifsembiring.

Fahri pun menanggapi kicauan Tifatul. Wakil Ketua DPR RI ini menyebut bahwa kabar yang disampaikan tentang pembatalan wawancara itu benar adanya. 

"Tapi berita itu benar pak. Meski mas PiYu sudah dipecat apa yg dia sampaikan benar. Kalau sdh dipecat pks bukan berarti orang itu sudah tidak memiliki kebenaran dan seolah hanya pimpinan pks yg memiliki kebenaran...jangan terbiasa memonopoli kebenaran pak..," balas @fahrihamzah.

Kicauan langsung dibalas Tifatul, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera.

"Tempo hari ketika sidang Paripurna, mas Piyu ini meng-capture foto, menuduh akh Almuzzammil Yusuf tidak mau salaman dg antum Ri dan komen, “Segitunya nggak mau bersalaman..”.  Padahal beliau bersalaman dg semua pimpinan di depan, juga antum. Apa menurut antum orang ini benar?,".

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika ini pun juga mempertanyakan sikap Fahri yang melaporkan Sohibul Iman ke polisi.

"Antum juga Ri, dengan menyerang Presiden PKS yang terpilih secara SAH, ini dapat diartikan antum nyerang struktur dan seluruh kader PKS. Sekarang saya tanya, “Antum ini mau memperkuat PKS atau menghancurkan sih?". 

Apa jawaban Fahri?

"Kata Israel: Habis Palestina melancarkan perlawanan; intifadah dan serangan roket ke Israel. Karena itu Israel harus membela negaranya.”

(Yang mau ditutup adalah bahwa Israel itu penjajah). Israel itu kepepet karena kesalahannya takkan bisa dihapus sbg penjajah," cuit .@fahrihamzah