Jumat, 09 Maret 2018 01:30 WITA

SYL Pamong Paripurna, Standar Tinggi Gubernur Periode Mendatang

Penulis: Fathul Khair
Editor: Nur Hidayat Said
SYL Pamong Paripurna, Standar Tinggi Gubernur Periode Mendatang
Syahrul Yasin Limpo.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Rudy Pieter Goni, menyebut Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai gubernur yang berhasil memimpin Sulsel selama dua periode. 

Dengan sentuhan tangan dinginnya, kata dia, SYL membawa Sulsel menjadi salah satu provinsi yang mengalami kemajuan begitu pesat di berbagai bidang.

SYL belum lama ini dianugerahi sebagai gubernur terbaik oleh Kementerian Dalam Negeri pada penghargaan kepemimpinan kepala daerah "Leadership Award" 2017,

"Pak SYL itu gubernur yang luar biasa. Pamong sejati yang paripurna," kata Rudy mengawali wawancaranya dengan Rakyatku.com, Kamis (8/3/2018).

Rudy banyak bercerita soal keperibadian SYL. Di berbagai kesempatan, ia sering mengobrol santai dengan Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) itu. Katanya, SYL figur bersahaja.

Tidak memandang siapa orang yang ditemui, SYL gemar bergaul dengan siapa saja. "SYL pribadi yang hangat. Saya sering bertemu beliau. Beliau teman diskusi yang baik. Humoris orangnya, tapi tegas," cerita Wakil Ketua Komisi C DPRD Sulsel ini.

Bicara soal tegas dalam memimpin, jangan diragukan lagi. Ketegasan, menurut dia, juga menjadi kunci sukses SYL dalam memimpin Sulsel selama dua periode. Jangan lupa, SYL itu orator ulung.

"Bukan cuma orator ulung, tapi memiliki bukti dalam prestasi kerja. Bisa dirasakanlah hasil kerja beliau," ujar Rudy.

Rudy mengaku, senang berada dalam barisan pengusung SYL di Pilgub Sulsel selama dua periode. "Menurut penilaian pribadi saya, SYL telah mengangkat harkat Sulsel. Dan, membuat penerusnya nanti harus mengikuti standar tinggi yang telah diterapkan SYL selama ini," terangnya.

Lama tak jumpa dengan SYL, Rudy bercerita suatu waktu secara tak sengaja ia bertemu. Pertemuan itu terjadi di Lapangan Karebosi. Rudy dan SYL, sama-sama joging kala itu.

"Dengan penuh keakraban, Pak SYL mengajak jalan bersama. Berbicara banyak tentang legacy yang akan ditinggalkannya. Di situ, beliau bertanya tentang keluarga saya," ujarnya bercerita.

"Tidak terasa putaran demi putaran telah dilewati, belum puas berdiskusi, kami lanjutkan di warkop. Saya ikut bersama di mobil gubernur. Selama saya bersama SYL, baru hari itu saya menumpangi mobil gubernur," katanya berkelakar.