Rabu, 07 Maret 2018 14:25 WITA

Pertama di Indonesia, Jambore Demokrasi Akan Digelar di Jeneponto

Penulis: Zul Lallo
Editor: Mays
Pertama di Indonesia, Jambore Demokrasi Akan Digelar di Jeneponto
Ketua Panitia Pelaksana Jambore Demokrasi, Magalatung.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Jelang Pilkada, KPU Jeneponto akan menggelar Jambore Demokrasi. Ini diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Kegiatan akan berlangsung selama dua hari, di Lapangan Stadion Mini Turatea, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

KPU Jeneponto, membidik pemilih pemula untuk mengangkat tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2018. Penyelenggara pesta demokrasi lokal itu, akan menggelar kegiatan akbar yang ditujukan kepada remaja lokal dan lainnya. 

KPU akan mengadakan Jambore Demokrasi 2018 di Stadion Turatea, yang bekerja sama Indonesia for Research, Training, and Publicity (Infinity), sebuah lembaga yang berkedudukan di Makassar. Ini juga akan dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus SB. 

Jambore demokrasi pesertanya dari siswa SMA sederajat. Kehadirannya akan diberi pemahaman soal isu-isu demokrasi, terutama pilkada serentak dan terkhusus Jeneponto. Jambore ini akan dibuat dengan konsep brainstorming, yang dikemas melalui lomba dan non lomba. Kegiatan itu mengusung tema utama, "Peran dan Tanggung Jawab Remaja dalam Mengawal Pilkada".

loading...

"Untuk yang ikut lomba rangking 1, adu wawasan, stand up comedy, yel-yel demokrasi, talkshow, caraka malam, cerdas cermat, dan lomba karya tulis yang berkaitan dengan Jambore Demokrasi dan isu Pilkada daerah. Kegiatan ini akan dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin Agus BS," jelas Ketua Panitia Pelaksana Jambore Demokrasi, Magalatung, Rabu (7/3/2018).

Komisioner KPU Jeneponto bidang Sosialisasi SDM dan Parmas mengatakan, peserta yang akan terlibat dari stakeholder dan akan diberdayakan panitia peserta lokal, sehingga pesan sosialisasinya dapat diterima  masyarakat.

"Jadi, panitia harus pastikan Silaturahmi Anak Negeri dan mengudang tokoh pemerintah dan tokoh politik. Jambore Demokrasi dijadwalkan 23-25 Maret 2018 itu, dengan peserta kurang lebih 200 orang," jelas Samsuddin.

Loading...
Loading...