Selasa, 06 Maret 2018 18:31 WITA

Selamat Milad PUAN Aksi Nyata... 

Editor: Mulyadi Abdillah
Selamat Milad PUAN Aksi Nyata... 
Foto: IST

GENAP setahun sudah usia Perempuan Aksi Nyata (PUAN), komunitas yang dibentuk Indira Chunda Thita (ICT) Syahrul. Ibarat bayi, di usia satu tahun, baru belajar berjalan. Jatuh, bangkit lagi. Tak ada ketakutan ataupun kekhawatiran akan terluka. 

Kekuatan itu, tentu karena ada sosok yang biasa kami sapa dengan sebutan Dekkeng. Politisi yang tak hanya cantik, tapi juga cerdas dalam berpikir, dan bijaksana dalam bertindak. 

PUAN terbentuk pada 6 Maret 2017, di sebuah cafe di bilangan Jalan Pengayoman Makassar. Perempuan-perempuan dari berbagai latar belakang dikumpulkan, berdasarkan rekomendasi dari Aksi Nyata yang telah lebih dulu mendampingi ICT. 

Mulai dari mahasiswa, karyawan, Ibu Rumah Tangga (IRT), jurnalis, hingga pengusaha. Berasal dari latar belakang yang berbeda. Tapi justru oleh ICT, disatukan menjadi satu kekuatan, untuk membentuk jaringan dan menjalankan program-program ICT. 

Saya ingat betul. Ketika ICT menyampaikan alasannya, kenapa PUAN harus ada di tengah-tengah masyarakat. Pertama, ia membutuhkan "mata dan telinga" untuk mendengarkan harapan-harapan masyarakat, secara spesifik kaum perempuan. Membuat para perempuan lebih berdaya dan mandiri, untuk sebuah keluarga yang sejahtera. Tak melulu soal politik. Hanya perempuan yang bisa mengerti apa yang menjadi kebutuhan perempuan. 

Tak asal dibentuk. ICT bahkan mengawal betul, soal peningkatan kompetensi dan kapasitas para perempuan yang tergabung di PUAN Aksi Nyata. Materi character building, untuk menyatukan visi dan misi di tengah banyaknya perbedaan, merupakan suatu keharusan. 

Dari yang tak tau apa-apa, menjadi banyak tau apa yang terjadi di masyarakat. Menemukan akar masalah, lalu memberikan solusi. Bukan uang, tapi keahlian dan keterampilan. Bukan keinginan, tapi kebutuhan. Seperti itulah ICT ketika memberikan arahan soal program-program PUAN. 

Tak selalu sempurna. Tapi ICT tak pernah ragu pada loyalitas PUAN. Begitupun dengan Aksi Nyata yang dipimpin Jumardi. Tak henti-hentinya membimbing para PUAN. Kalaupun ada kesalahan atau ketidaksempurnaan, adalah hal yang biasa. Tapi tidak boleh terjadi kedua kalinya, apalagi tiga kali. Dan PUAN kuat, tidak baper. Pantang menyerah itu pasti. 

PUAN Aksi Nyata dibawah bimbingan ICT, bukan lagi sekedar tim, atau tempat belajar bagi kami yang baru. Tapi sebuah keluarga. Beda pendapat atau perselisihan pasti ada. Piring saja kadang berbenturan. Apalagi kepala dengan isi pemikiran yang berbeda. 

Bagi saya sendiri, mereka yang tergabung di PUAN dan Aksi Nyata adalah rumah kedua saya. Tempat pulang yang paling indah...  

Selamat milad PUAN Aksi Nyata. Kami ICT, Kami PeremPUAN Hebat...  Salam Dekkeng....  (*)

Penulis : Dewi Yuliani
(Ketua PUAN Aksi Nyata)