Selasa, 06 Maret 2018 11:53 WITA

Hendak Berburu Babi, Warga Pangkep Tewas Terkena Peluru Senapan

Penulis: Saiful Mujib
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Hendak Berburu Babi, Warga Pangkep Tewas Terkena Peluru Senapan
Herman alias Lawi saat dievakuasi di RSUD Pangkep.

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Herman alias Lawi (27), warga kampung Akkobang, Desa Benteng, Kecamatan Mandalle, tewas di tempat usai terkena peluru dari senapan angin yang hendak digunakannya berburu babi hutan.

Menurut rekan korban, Andi Baso Tanang, saat kejadian korban sementara berada di gubuk pengintaian. Namun tak lama berselang, korban minta tolong karena terkena peluru senapan yang hendak digunakannya.

Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Rudi mengatakan, korban meninggal akibat senapan angin saat hendak berburu babi hutan. Mayat korban pun saat ini masih di RSUD Pangkep.

"Saat ini kita masih lidik, namun untuk keterangan lengkapnya sama Kapolres," ujar Rudi kepada Rakyatku.com, Selasa (6/3/2018).

Kejadian ini bermula saat korban dan Andi Baso Tanang pada Senin, (5/3/2018) malam, sekitar pukul 19.30 wita, menuju TKP dengan menggunakan sepeda motor untuk berburu babi hutan di dekat sawah milik Nawir.

Loading...

Gubuk pengintaian sendiri jaraknya kurang lebih 20 meter dari rumah Nawir. Dimana pada saat berjaga-jaga, korban dan saksi Andi Baso Tanang naik ke gubuk pengintaian.

Andi Baso Tanang mengambil senapannya yang dibawa oleh Ardi yang juga ikut ke TKP. Kemudian Ia mengganti baterai dan memasukkan peluru. Setelah itu, Andi Baso Tanang menyimpan senapan tersebut di samping kirinya yang berdekatan dengan korban.

Kemudian Andi Baso Tanang turun dari gubuk pengintaian untuk bergabung dengan Ardi dan Rahmat yang sebelumnya juga berjaga di dekat gubuk. Tak berselang lama sekitar pukul 22.15 Wita, kemudian terdengar suara yang disertai dengan suara korban yang memanggil dan meminta tolong.

Dari hasil visum luar petugas RSUD Pangkep korban mengalami luka robek pada dada bagian dengan dan kedalaman 2 cm.

Loading...
Loading...