Minggu, 04 Maret 2018 16:56 WITA

Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Parepare Terus Turun

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Aswad Syam
Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Parepare Terus Turun
Pelabuhan Parepare, salah satu faktor pendorong ekonomi kota ini.

RAKYATKU.COM, PAREPARE — Angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Parepare, mengalami penurunan, bahkan diprediksi akan kembali turun pada 2018 ini

"Jika kondisi dan situasi apa yang dilakukan pemerintah seperti tahun kemarin, maka kami prediksi angka kemiskinan di Parepare akan kembali turun. Bisa sampai Lima  persen dari tahun lalu di angka enam koma sekian persen, namun riilnya baru bisa diketahui pada Agustus mendatang," ucap Guruh Wahyu, Kepala BPS Parepare, Minggu, (4/3/2018).

Guruh menjelaskan, sampai sejauh ini kondisi daya beli masyarakat masih seperti tahun sebelumnya, Parepare tergolong membaik. Harga kebutuhan pokok seperti beras dan lain-lain stabil.

"Itu karena pemerintah setempat mampu menekan harga kebutuhan pokok. Layanan dasar masyarakat diperhatikan oleh Pemerintah, seperti kesehatan, dan pendidikan," jelas Guruh.

Inflasi yang terjadi secara Nasional, lanjut Guruh, tidak mempengaruhi daya beli masyarakat secara keseluruhan, seperti di Kota Parepare ini. 

Guruh mengungkapkan, baru-baru ini BPS merilis data inflasi Februari 2018. Kota Parepare dalam kategori inflasi terendah di Sulsel, yakni 0,05 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 128,09.

"Dari lima Kabupaten/kota di Sulsel, Parepare terendah, Kota Palopo tertinggi, mencapai 0,58 Persen," ungkap Guruh.

Loading...

Di tempat lain, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Parepare, Amarun Agung Hamka, mengakui angka dari BPS tersebut. Menurutnya, Badan Pusat Statistik yang merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Tentunya bekerja sangat profesional. 

"Data yang disajikan berdasarkan fakta yang ada. Sangat profesional," katanya.

Hamka mengungkapkan, pemerintah kota sangat bersyukur Parepare sebagai kota inflasi terendah di Sulawesi Selatan. Itu kata dia, tidak lepas dari kontribusi para pelaku ekonomi yang ada.

"Indikator yaitu event yang digelar oleh pemerintah selama Februari kemarin. Itu berdampak besar pada perputaran ekonomi kami. Kami bersyukur," ungkap Hamka.

Hal lain, kata Hamka, karena adanya komitmen pemerintah kota, untuk mengedepankan konsep telapak kaki, dalam setiap kebijakan program pembangunan yang dirintis oleh Wali Kota Parepare. 

Loading...
Loading...