Rabu, 28 Februari 2018 11:52 WITA

Bukan Anak Ahok, Ini Dua Saksi Selingkuh Veronica

Editor: Aswad Syam
Bukan Anak Ahok, Ini Dua Saksi Selingkuh Veronica
Dua staf Ahok yang bersaksi di PN Jakarta Utara. Sumber: Kumparan

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Sidang gugatan cerai mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terhadap Veronica Tan, kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (28/2/2018).

Ada dua saksi yang dihadirkan. Keduanya bukan putra-putri Ahok, melainkan dua stafnya. Keduanya dianggap mengetahui bagaimana perselingkuhan Veronica Tan dan Julianto Tio.

Kuasa hukum Ahok, Fifi Lety Indra tidak menyebut nama kedua saksi tersebut. "Dua (saksi) nanti hadir, bisa dilihat nanti. Dua duanya staf (Ahok)," ucap Fifi.

Ahok sendiri tidak hadir dalam sidang cerainya hari ini. Ahok hanya menulis sebuah surat yang diketik kuasa hukum dan dilisankan Ahok dari rutan Mako Brimob Kelapa Dua.

Sebelumnya, majelis hakim meminta Ahok dihadirkan pada sidang kali ini. Namun, kuasa hukum menilai ribet, karena harus meminta izin kepada pihak rutan Mako Brimob Kelapa Dua. 

Loading...

"Seperti diketahui, gugatan cerai bisa diwakili pengacara jadi tidak perlu hadir baik penggugat maupun tergugat," kata Fifi kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018). 

Fifi mengatakan, dirinya tidak bisa nemenuhi permintaan majelis hakim untuk menghadirkan Ahok ke persidangan. Mereka akan menjelaskan hal itu kepada majelis hakim.  "Kita juga mau bicara bahwa bapak (Ahok-red) tidak bisa hadir tapi menitipkan surat," ucap Fifi.

Dalam sidang sebelumnya, pengacara sudah memberikan 12 bukti kepada hakim. Bukti itu termasuk rekaman percakapan antara Veronica dengan Julianto Tio.

Ahok mengajukan permohonan cerai atas Veronica Tan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ahok menyebut ada "good friend" bernama Julianto Tio yang membuat bahtera rumah tangganya dengan Veronica tak bisa diselamatkan lagi. Terlebih, Vero sudah menjalani hubungan dengan Tio selama 7 tahun.

Loading...
Loading...