Selasa, 27 Februari 2018 10:28 WITA

Cegah Ideologi Ekstrem, Pemerintah Susun Standar dan Izin Pendirian Pesantren

Editor: Andi Chaerul Fadli
Cegah Ideologi Ekstrem, Pemerintah Susun Standar dan Izin Pendirian Pesantren
Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin memberi arahan pada Rakor Pontren. (foto: istimewa)

RAKYATKU.COM - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama berencana menyusun regulasi tentang standar minimum dan izin pendirian pondok Pesantren. Hal ini, menurut Direktorat Jenderal Pendis Kamarudin Amin, sebagai upaya kehadiran negara dalam menjaga keutuhan negara.

“Kita tidak ingin seperti India, Bangladesh, Afganistan yang tidak mengkontrol diri dari ideologi ekstrem,” kata Kamarudin, di Jakarta, kemarin malam.

Standar yang dimaksud Dirjen mencakup standar minimum dari sisi kurikulum hingga sumber daya manusianya. "Pembuatan standar ini tentu wajib kita libatkan pesantren,” jelas doktor lulusan Universitas Bonn Jerman ini.

Selain itu, melalui leading sektor Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok  Pesantren (PD Pontren), Dirjen Pendis juga menegaskan, regulasi izin pendirian pondok pesantren yang selama ini berada di tingkat wilayah Kabupaten/Kota, akan ditarik ke pusat. “Selama ini kita agak lose,” kata dia.

Kamarudin berharap kebijakan ini tidak dipahami sebagai langkah memperlambat mutu dan kemajuan ponpes di Indonesia. Sebaliknya, hal ini semata-mata demi kemajuan serta menjaga mutu ponpes. 

loading...

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi menambahkan, pihaknya mencanangkan beberapa program terkait moderasi Islam pada tahun 2018. Di antara program tersebut ialah Kongres Kebudayaan Pesantren yang akan digelar pada Hari Santri, Oktober mendatang. 

“Selama ini pesantren dikenal masyarakat hanya kitab kuningnya saja, itu baru sisi akademis. Belum pada budaya pesantren," kata Direktur di hadapan para Kepala Bidang Pontren se-Indonesia.

Sebagaimana diketahui, sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perjuangan santri Pondok Pesantren. Indonesia tercatat banyak memiliki pahlawan yang lahir dari pesantren, antara lain KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan dan KH Wahid Hasyim.

Tags
Loading...
Loading...