Sabtu, 24 Februari 2018 16:55 WITA

Dijagokan Dampingi Prabowo, Jawaban Anies Mirip Sebelum Maju Pilgub DKI

Editor: Abu Asyraf
Dijagokan Dampingi Prabowo, Jawaban Anies Mirip Sebelum Maju Pilgub DKI
Anies Baswedan

RAKYATKU.COM - Hasil survei terbaru menunjukkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan paling kuat mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Bukannya senang, jawaban mantan menteri pendidikan dan kebudayaan tersebut mengagetkan.

"Nggak, nggak," kata Anies saat dicegat wartawan di Menara ESQ 165, Jalan TB Simatupang, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Sabtu (24/2/2018). Di tempat itu, Anies hadir membuka training ESQ New Chapter Angkatan VI.

Wajar jika Anies menjawab seperti itu. Maklum, dia baru empat bulan menjabat gubernur DKI Jakarta. Bersama Sandiaga Uno, Anies dilantik pada 16 Oktober 2017 di Istana Presiden.

Namun, ada yang menarik. Jawaban Anies kurang lebih sama saat ditawari untuk maju pada Pilgub DKI Jakarta lalu. Kala itu, mantan rektor Universitas Paramadina itu mengaku tidak pernah terpikir sedikitpun untuk menjadi gubernur DKI Jakarta.

Kisah ini diceritakan Aksa Mahmud, konglomerat asal Makassar yang pernah menjadi wakil ketua MPR RI periode 2004-2009. Saat itu, Aksa yang menelepon langsung Anies dan memintanya untuk maju di Pilgub DKI. Namun, Anies menolak dengan alasan tidak terpikir jadi gubernur.

Saat itu, Anies baru saja lengser dari kursi menteri pendidikan dan kebudayaan. Dia digantikan Muhadjir Effendy. Anies memang tidak berpikir jadi gubernur. Dia malah bermimpi jadi presiden dengan ikut konvensi di Partai Demokrat. Namun, konvensi itu gagal membuahkan hasil.

Setelah didesak, Anies akhirnya maju di Pilgub berpasangan Sandiaga Uno. Harus melalui dua putaran untuk menumbangkan petahana, pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat.

Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik menyebut Gubernur DKI Anies Baswedan cocok menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Hal ini cukup beralasan. Hasil survei Median menunjukkan elektabilitas Anies Baswedan juga naik dari 4,4 persen ke 4,5 persen.