Sabtu, 24 Februari 2018 09:44 WITA

Hebat, Wanita New York Rebut Pisau Lalu Tikam Pemerkosanya

Editor: Aswad Syam
Hebat, Wanita New York Rebut Pisau Lalu Tikam Pemerkosanya
Frank terekam saat melakukan masturbasi.

RAKYATKU.COM, NEW YORK - Seorang wanita asal Brooklyn, New York, Amerika Serikat, tengah malam itu pulang ke rumah, setelah hari-hari melelahkan di tempat kerja. Dia menumpang sebuah kereta api bawah tanah.

Wanita yang bekerja sebagai direktur acara di sebuah hotel itu, tertidur di kursi kereta R Ridge sekitar pukul 2 dini hari pada Jumat (23/2/2018) waktu setempat. Wanita itu terbangun saat merasa ada sesuatu yang menyentuh bagian tubuhnya. Ketika dia membuka mata, wanita tersebut melihat seorang pria di depannya melakukan masturbasi sambil terus menatap dirinya.

Wanita berusia 42 tahun itu melihat ke sekeliling, dan ternyata di gerbong itu tinggal mereka berdua. Si wanita menjerit, tapi bukannya melarikan diri, orang yang diidentifikasi sebagai Reggie Frank (57) itu, malah mengeluarkan sebuah sangkur dan tabung semprotan merica, lalu menyemprotkan ke wajah korbannya.

New York Post sebagaimana dilansir Dailymail menulis, penyerang tersebut kemudian menerjang wanita yang diduga memotongnya di tangan kirinya dan perkelahian pun terjadi hingga di stasiun 36 St, di Sunset Park. Saksi mata mengatakan kepada polisi, wanita tersebut mampu merebut pisau dari penyerangnya dan menikamnya di dada dan lengan.

Kakak korban mengatakan, seseorang di stasiun membantunya. "Dia sudah tidur lebih dari apa pun," kata adiknya. "Aku selain diriku sendiri. Saya tidak bisa membayangkan ini terjadi. '

Polisi mengatakan, baik wanita maupun Frank dibawa ke Rumah Sakit Sky NYU - Brooklyn.

"Dia selalu kuat. Saya hanya ingin (Frank) dikenakan hukuman berat. Aku ingin dia pergi dari jalanan. Saya tidak ingin ini terjadi pada orang lain," kata saudara perempuan itu. "Bisa saja anak kecil jadi korbannya."

Frank memiliki catatan pemerkosaan yang panjang, termasuk dua penangkapan pada tahun 2015 karena melakukan masturbasi di kereta bawah tanah.

Pada September 2015, sebuah foto memperlihatkan Frank pergi dengan seorang wanita bernama Tiffany Jackson dan menyentuh dirinya di kereta.

Jackson yang mengatakan, saat Frank memulai melakukan masturbasi, dia melaporkan kejadian tersebut ke konduktor kereta tapi konduktor tidak berbuat lebih banyak untuk membuatnya tetap aman.

"Ketika saya berlari ke konduktor yang lain dan mengatakan kepadanya apa yang terjadi, dia memutar matanya, kesal, dan mengirim lewat radio. Pada titik ini, orang itu turun dari kereta dan tersenyum padaku saat dia berjalan keluar stasiun. Kondektur itu menggerutu dan menyuruhku naik ke lantai atas dan melaporkan kejadian itu ke stan. Aku bahkan tidak sampai setengah langkah lagi sebelum konduktor itu tertebas," ujar Jakson.

Frank didakwa melakukan penyerangan, kepemilikan senjata dan kemesuman umum pada insiden hari Jumat itu.

Berita Terkait