Jumat, 23 Februari 2018 23:48 WITA

Di Pangkep, Para Pengemis Berasal dari Gowa dan Jeneponto

Penulis: Saiful Mujib
Editor: Adil Patawai Anar
Di Pangkep, Para Pengemis Berasal dari Gowa dan Jeneponto

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Dinas Sosial Kabupaten Pangkep mengimbau masyarakat  tidak memberikan uang kepada pengemis atau anak jalanan.

Kadis Sosial Kabupaten Pangkep, Najemiah mengatakan, memberikan uang kepada pengemis bukan sebuah solusi, bahkan jauh lebih baik menasehati dan mengajak mereka untuk mendapatkan uang dengan cara lain yang lebih baik.

"Jangan ki kasih uang, lakukan pendekatan kemanusiaan, nasehati mereka, ajak mereka untuk mencari uang dengan bekerja. Karena pengemis di Pangkep ini terkait langsung pola pikir, mereka ada yang koordinir. Bahkan mereka bukan orang Pangkep, ada dari Jeneponto, Gowa, yang jelas tidak ada orang Pangkep yang begitu," ujar Najemiah, Jumat (23/2/2018).

Dikatakan Najemiah, pihaknya pun juga rutin melakukan razia, bila ditemukan dan dapat ditangkap, mereka akan dinasehati dan dibawa ke panti khusus di Makassar. Bahkan tidak jarang petugas melakukan kejar-kejaran untuk menangkap pengemis dan anak jalanan tersebut.

"Kita rutin melakukan razia, bersama Satpol PP, khususnya di titik-titik yang sering jadi tempat mangkal, di Bambu runcing, warung coto, cafe, dll. Hanya saja mereka biasanya tidak muncul saat melihat petugas, bahkan melihat mobil yang kita parkir di bambu runcing saja mereka tidak berani mi muncul," ungkap Najemiah.

Sebelumnya, salah seorang warga Pangkep, Amiruddin, menuturkan banyaknya pengemis dan anak jalanan di Pangkep membuat resah. Pasalnya mereka meminta uang dengan paksaan.

"Biasanya tidak pergi sampai dikasih uang, namun yang lebih mengherankan semakin hari, mereka semakin banyak jumlahnya,” jelas Amir.