Kamis, 22 Februari 2018 15:09 WITA

Ilham Azikin: Organisasi Pemuda Harus Senantiasa Punya Magnet

Editor: Aswad Syam
Ilham Azikin: Organisasi Pemuda Harus Senantiasa Punya Magnet
Ilham Azikin saat meresmikan Pengurus IMM Komisariat Ahmad Dahlan dan Djamaluddin Amin di Bantaeng, Kamis (22/2/2018).

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Calon Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menghadiri acara pelantikan pengurus Pimpinan Komisariat Ahmad Dahlan dan Djamaluddin Amien, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bantaeng, Kamis (22/2/2018). 

Dalam kesempatan itu, mantan ketua KNPI Sulsel ini dipercaya memberikan pidato tentang kepemudaan. Bagi Ilham Azikin, organisasi kepemudaan mengalami perubahan tantangan setiap tahun. Jika di era Orde Lama dan Orde Baru, tantangan organisasi kepemudaan ada pada masalah ideologi, maka saat ini tantangan organisasi kepemudaan adalah globalisasi dan teknologi.

Menurutnya, tantangan ini bisa mengikis eksistensi organisasi. Wajar saja di negara-negara Eropa, hampir tidak ditemukan lagi organisasi-organisasi kepemudaan yang memikirkan masalah ideologi. Yang ada hanyalah organisasi pemuda yang  lebih mensupport profesi.

"Yang paling menyeramkan adalah kalau ada pemuda yang bertanya apa manfaat saya ber OKP hari?," Kata dia.

Ilham Azikin menambahkan, era teknologi membuat informasi mengalir dengan cepat. Ini tantangan bagi Ideologi kepemudaan dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk menciptakan magnet, dalam ruang kaderisasi yang berbentuk interaksi kelompok.

"Semua informasi mudah didapatkan di internet. Jika kita ingin ber-IMM, cukup di kamar, kita sudah bisa paham dengan visi-misi IMM," jelasnya.

Ia menuturkan, jika trilogi IMM sebenarnya telah menjawab tantangan organisasi kepemudaan. Salah satu poin itu adalah terkait humanitas. "Kita tuntaskan religiusitas, begitu juga intelektualitas. Sekarang saatnya menjadikan humanitas untuk menjadi magnet," bebernya.

Dia berharap, kader-kader IMM bisa memperjuangkan ruang-ruang humanitas. Serta IMM bisa lebih bermasyarakat lagi. "Teman-teman harus punya magnet untuk menampung kebutuhan mahasiswa saat ini," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Muhammadiyah Bantaeng, Amri Pakkanna juga mengakui, jika ada keraguan masyarakat terhadap mahasiswa. Menurutnya, citra mahasiswa memburuk seiring aksi-aksi unjuk rasa yang berujung anarkis.

"Di sini, IMM punya peranan penting untuk menyelamatkan akhlak manusia," ujarnya.

Jelang Pilkada Bantaeng, Ia mengaku jika IMM dan Muhammadiyah akan tetap menjaga independensinya. Menurut dia, kehadiran Ilham Azikin di acara pelantikan pengurus itu tidak ada kaitannya dengan Pilkada Bantaeng, kita ingin sharing bersama Ilham Azikin dalam tinjauan teoritis dan praktis yang dimilikinya untuk kerja IMM Bantaeng ke depan.

"Ini adalah silaturahmi yang senantiasa terjalin kapan saja," akunya.