Kamis, 22 Februari 2018 13:24 WITA

Tega, Ibu Ini Pegangi Putrinya, Lalu Suruh Pacarnya Memperkosanya

Editor: Mays
Tega, Ibu Ini Pegangi Putrinya, Lalu Suruh Pacarnya Memperkosanya
Celia Beatriz Sosa (kanan), saat membawa putrinya untuk aborsi di Paraguay.

RAKYATKU.COM, BUENOS AIRES - Celia Beatriz Sosa telah dipenjara selama 14 tahun, karena memaksa putrinya untuk berhubungan seks dengan pacarnya, Sergio Eduardo Gimenez. 

Dilansir dari Metro.co.uk, ibu itu beralasan, ada iblis di dalam tubuh putrinya, sehingga harus dikeluarkan dengan cara diperkosa. Pacar Celia, Gimenez, saat ini dalam pelarian dan dicari oleh Interpol. Dia mencabuli gadis muda itu di rumah mereka di Buenos Aires, Argentina, karena dia memiliki iblis di dalam dan ini akan membantunya menyingkirkannya. 

Gadis itu bahkan hamil saat masih muda dan dikirim ke Paraguay untuk melakukan aborsi. Pelecehan seksual dimulai saat anak perempuan berusia delapan tahun sampai dia melaporkannya pada tahun 2015. 
Korban dalam pernyataannya di pengadilan mengatakan, "Dia (Gimenez) selalu mabuk, dan saya tidak pernah menyukainya. Dia mengatakan bahwa saya memiliki setan di dalam diri saya, dan ibu saya mulai mempercayainya," ujar gadis tersebut.

"Semuanya dimulai saat saya berusia delapan tahun, dan dia membangunkan saya untuk memberi tahu saya untuk melakukan sesuatu dengan dia. Tentu saja saya tidak ingin melakukannya," papar gadis itu. 

loading...

Gadis itu melanjutkan, "Sebelum saya pergi tidur dia akan berkata 'jangan tertidur,  Anda tahu apa yang harus Anda lakukan' dan ibu saya akan melebarkan kaki saya dan memukul saya dengan sabuk. Saya harus melakukan sesuatu. Terkadang dia memilikiku sepanjang malam. Kadang-kadang dia menggunakan kondom, kadang-kadang tidak," kisah gadis itu sambil mengelap air matanya.

Remaja tersebut menceritakan kepada neneknya tentang pelecehan tersebut, dan dia membantunya mengajukan laporan dan menemaninya dalam evaluasi ginekologi dan psikologis, yang memastikan bahwa dia mengatakan yang sebenarnya. 

Celia Beatriz Sosa menjalani hukuman 14 tahun di penjara wanita Ezeiza di Buenos Aires. 

Loading...
Loading...