Minggu, 18 Februari 2018 10:53 WITA

Usai Gugat Cerai Vero, Ahok Mulai Tak Betah di Mako Brimob

Editor: Abu Asyraf
Usai Gugat Cerai Vero, Ahok Mulai Tak Betah di Mako Brimob
Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan) saat ditemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM - Setelah menggugat cerai istrinya, Veronica Tan, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mulai tidak betah hidup dalam penjara.

Walau hanya dihukum dua tahun, Ahok berharap bisa bebas lebih cepat. Upaya peninjauan kembali (PK) tengah diajukan ke Mahkamah Agung (MA). Berkas PK itu diproses melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Jootje Sampaleng membenarkan adanya berkas memori PK kasus pidana penistaan agama Ahok yang tengah diproses. Hingga Sabtu (17/2/2018), katanya, berkasnya belum dikirimkan ke MA.

Dikutip dari Tempo Minggu (18/2/2018), Jootje mengatakan bahwa hasil pemeriksaan berkas akan disampaikan pada Senin (19/2/2018).

Kemarin beredar salinan berkas memori Peninjauan Kembali atas kasus pidana atas nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia. Berkas diserahkan melalui PN Jakarta Utara pada tanggal 2 Februari 2018. Dalam berkas tercantum nama kantor pengacara Law Firm Fifi Lety Indra & Partners.

Ada kemungkinan pengajuan PK tersebut dilakukan sendiri Fifi tanpa melibatkan kuasa hukum yang lain. Buktinya, salah seorang anggota tim kuasa hukum Ahok, I Wayan Sudirta mengaku belum mengetahui adanya pengajuan PK tersebut.

Usai Gugat Cerai Vero, Ahok Mulai Tak Betah di Mako Brimob

"Belum dapat informasi, (saya) baru sampai Jakarta tadi malam," kata Wayan seperti dikutip Detik.com. "Kalau di intern kita, sedikit ada (pembahasan). Tapi tidak ada rapat resmi, ndak ada. Hanya pemikiran-pemikiran kecil belum dikembangkan. Belum pernah jadi rapat resmi, belum," lanjut dia.

Ahok dihukum dua tahun penjara oleh majelis hakim PN Jakarta Utara karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah 51. Hakim menyebut penodaan agama dengan penyebutan Surat Al-Maidah dalam sambutan Ahok saat bertemu dengan warga di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Kalimat Ahok yang dinyatakan menodai agama adalah, "Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil Bapak-Ibu nggak bisa pilih saya ya kan? Dibohongi pakai Surat Al-Maidah 51, macam-macam itu. Itu hak Bapak-Ibu ya. Jadi kalau Bapak-Ibu perasaan enggak bisa kepilih nih, karena saya takut masuk neraka karena dibodohin gitu ya, nggak apa-apa."

Sejak 9 Mei 217, Ahok mendekam di balik jeruji. Sehari di Rutan Cipinang, Jakarta Timur kemudian dipindah sampai sekarang di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Tags