Minggu, 18 Februari 2018 10:37 WITA

Undian BMW 320i Telkomsel, Pemenang: Belum Ada Mobilku, Belum Bisa Menyetir

Penulis: Nurhikmah
Editor: Nur Hidayat Said
Undian BMW 320i Telkomsel, Pemenang: Belum Ada Mobilku, Belum Bisa Menyetir
Marzah, pemenang Pesta Blanja POIN berfoto bersama dengan manajemen Telkomsel usai penyerahan hadiah di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (18/2/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Beruntung betul perempuan ini. Namanya Marzah, seorang guru TK beranak tujuh di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Dialah pemenang program Pesta Blanja POIN dengan hadiah utama satu unit mobil BMW 320i. Modalnya? Hanya menukar 100 poin dengan 8 kupon undian.

Penyerahan hadiah berlangsung saat gelaran Car Free Day di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (18/2/2018). Marzah bilang, dia mengetahui program ini dari SMS Blast. Kemudian, ia mencoba menukarkan poin Telkomsel miliknya dengan kupon undian program ini. 

Usai penyerahan hadiah, Marzah pun dengan malu-malu berpose di mobil BMW miliknya. Dia ternyata belum bisa menyetir. "Belum ada mobilku," katanya. "Saya tidak menyangka akan mendapatkan mobil BMW dari Telkomsel. Waktu ditelepon, saya kira penipuan," kata Marzah sembari terus semringah bahagia.

Executive Vice President Area Pamasuka, Ronny Arnaz, mengucapkan selamat kepada para pelanggan yang telah menjadi pemenang dalam pengundian pertama Pesta Blanja POIN Telkomsel.  

"Kami ingin mengapresiasi pelanggan setia yang telah memberikan dukungannya kepada produk dan layanan kami. Telkomsel akan terus berusaha meningkatkan kualitas layanan kami sehingga dapat menjadi penyedia layanan dan solusi mobile digital lifestyle kelas dunia yang terpercaya," katanya.

General Manager Marketing & Sales Management Area Pamasuka Widodo mengatakan, Marzah adalah bukti bahwa seluruh pelanggan mempunyai kesempatan untuk meraih hadiah dari setiap program Telkomsel. 

"Pelanggan juga harus lebih berhati-hati jika mendapatkan informasi terkait pengundian karena maraknya penipuan yang dilakukan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab," katanya.