Minggu, 18 Februari 2018 09:33 WITA

Demokrat Tidak Ingin Nomor Urut 7 di Pemilu 2019, Begini Alasannya

Editor: Abu Asyraf
Demokrat Tidak Ingin Nomor Urut 7 di Pemilu 2019, Begini Alasannya
Sekjen Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan

RAKYATKU.COM - Mendapat nomor urut 7 pada Pemilu 2014, Partai Demokrat rupanya tak terlalu berharap mendapatkan angka yang sama pada Pemilu 2019. Ada apa?

Empat tahun lalu, Partai Demokrat yang mendapat nomor urut 7 harus puas berada di posisi keempat. Pemilu dimenangkan PDIP yang bernomor urut 4 dengan 23.681.471 suara.

Posisi kedua ditempati Partai Golkar yang bernomor urut 5 dengan 18.432.312 suara. Selanjutnya nomor urut 6 Partai Gerindra dengan 14.760.371 suara. Partai Demokrat hanya mengumpulkan 12.728.913 suara.

Bisa jadi karena pengalaman itu, Partai Demokrat ingin ganti nomor urut pada Pemilu 2019. "Kita maunya nomor cantiklah, nomor sembilan," ujar Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

Anggota DPR RI yang menggantikan Rudi Hartono Bangun itu mengatakan, nomor urut sembilan juga banyak diincar anggota partai berlambang merci tersebut. "Partai ini kan lahir di angka sembilan, 9 September 2001. Angka-angka sembilan itu dekat sama Demokrat," ujarnya.

Sesuai jadwal, KPU RI akan mengundi nomor urut parpol peserta Pemilu 2019 malam ini, Minggu (18/2/2018). Pengundian berlangsung mulai pukul 19.00 WIB di kantor KPU RI, Jakarta.