Minggu, 18 Februari 2018 04:30 WITA

China Tepis Anggapan Ambil Maldives Akibat Utang

Editor: Andi Chaerul Fadli
China Tepis Anggapan Ambil Maldives Akibat Utang
Presiden China Xi Jinping saat bertemu Presiden Maladewa Abdulla Yameen. Foto/REUTERS

RAKYATKU.COM - Pemerintah China membantah tuduhan rencana pengambilalihan wilayah Maladewa tau Maldives akibat tunggakan utang. Tuduhan itu dilontarkan mantan presiden Maladewa, Mohamed Nasheed.

“Baru-baru ini, mantan Presiden Maladewa Nasheed membuat banyak komentar salah di media India. Dia mengarahkan jari pada kerja sama praktis antara China dan Maladewa dan menuduh bahwa China terlibat dalam apa yang disebut perebutan tanah di pulau-pulau Maladewa, yang merongrong keamanan Wilayah Samudra Hindia,” kata juru bicara Kedutaan Besar China di India, Ji Rong, dalam sebuah pernyataan.

”Tuduhan ini tampaknya tidak berdasar tanpa memperhatikan fakta,” lanjut Ji Rong, seperti dikutip NDTV.

Nasheed dalam wawancara dengan media Asia lainnya mengatakan bahwa utang besar-besaran kepada China membuat negaranya terancam diserahkan kepada Beijing pada awal tahun 2019. 

Dia memperingatkan bahwa pemilihan presiden yang cacat pada tahun ini akan mengarah pada pengambilalihan China terhadap Maladewa.