Kamis, 15 Februari 2018 21:35 WITA

Kasus Korupsi Pembangunan Gedung, Dirut RSUD Daya Diperiksa 10 Jam

Editor: Nur Hidayat Said
Kasus Korupsi Pembangunan Gedung, Dirut RSUD Daya Diperiksa 10 Jam
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel menindaklanjuti laporan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan pembangunan gedung instalasi gizi RSUD Daya Makassar dan pekerjaan gedung RSUD Daya Makassar tahun 2017. 

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan ini tim penyidik tengah mendalami kebenaran dugaan korupsi kasus tersebut. "Pengaduan dari masayarakat sementara didalami oleh tim penyidik," ungkap Dicky, Kamis malam (15/2/2018).

Terkait laporan tersebut, Dicky menyebut tim penyidik telah memeriksa pihak-pihak yang diduga mengetahui laporan dugaan tipikor ini, di antaranya Direktur RS Daya, Ardin Sani yang juga Kuasa Pengguna Anggara (KPA)/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Selain itu, tim penyidik memerika Muhajir, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). "Ada dua orang yang telah menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 pagi hingga malam tadi (pukul 19.30 Wita)," ucap Dicky. 

Terkait kelanjutan laporan tersebut, Dicky menyebut masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim penyidik. "Nanti dilihat perkembangan dari pendalaman yang dilakukan oleh penyidik. Untuk saat ini belum banyak yang bisa kita sampaikan," ucapnya.