Kamis, 15 Februari 2018 16:18 WITA

Wakil Cabuli Staf, PM Australia Nonaktifkan Seminggu

Editor: Aswad Syam
Wakil Cabuli Staf, PM Australia Nonaktifkan Seminggu
Barnaby Joyce

RAKYATKU.COM, SIDNEY - PM Australia Malcolm Turnbull mengeluarkan larangan keras bagi menterinya untuk berhubungan seks dengan staf mereka. Larangan itu menyusul terbongkarnya skandal seks Wakil PM Australia, Barnaby Joyce dengan mantan staf.

Dalam sebuah konferensi pers, Turnbull mengutuk Barnaby Joyce karena kesalahan penilaian yang mengejutkan. Karenanya, dia akan menonaktifkan Joyce selama seminggu. Turnbull mengistilahkan cuti untuk Joyce, sambil fokus pada pemeriksaan mengenai apakah dia melanggar standar etika menteri.

Dilansir dari BBC, Turnbull mengatakan, dia akan merombak kode perilaku menteri yang benar-benar kurang. "Menteri harus bersikap sesuai, mereka tidak boleh berhubungan seksual dengan staf mereka, hanya itu," katanya kepada wartawan.

Turnbull sebelumnya mengatakan kepada parlemen, bahwa Joyce tidak akan mengisi jabatannya sebagai pemimpin pemerintahan pekan depan, saat perdana menteri melakukan perjalanan ke AS.

Skandal tersebut telah mendominasi politik Australia sejak Rabu lalu, ketika perselingkuhan Joyce dengan penasihat media Vikki Campion, diumumkan secara terbuka.

Turnbull mengatakan, bahwa Joyce akan cuti selama seminggu dari Senin. Partai oposisi meminta dia untuk mengundurkan diri.

Turnbull mengatakan, wakilnya telah menyebabkan luka dan penghinaan yang mengerikan kepada istrinya yang terasing, Natalie Joyce, keempat putri mereka, dan Campion.

"Barnaby membuat kesalahan penghakiman yang mengejutkan, karena berselingkuh dengan seorang wanita muda yang bekerja di kantornya," katanya.

Dengan melakukan hal itu kata Turnbull, dia telah membuat dunia celaka bagi wanita-wanita itu. "Dan membuat kami semua kesal. Hati kami pergi ke mereka," jelas Turnbull.