Kamis, 15 Februari 2018 15:59 WITA

Kunjungan RI-1

Di Bawah Guyuran Hujan Lebat, Jokowi Kunjungi Program Padat Karya Panyangkalang

Editor: Aswad Syam
Di Bawah Guyuran Hujan Lebat, Jokowi Kunjungi Program Padat Karya Panyangkalang
Presiden Jokowi, menyalami pekerja yang membangun jalan produksi untuk pertanian di Desa Panyangkalang, Gowa, Kamis (15/2/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Hujan terus mengguyur, saat Presiden RI, Joko Widodo meninjau pelaksanaan padat karya tunai untuk pembangunan jalan produksi dan saluran irigasi di Desa Panyangkalang, Kecamatan Bajeng, Gowa, Kamis (15/2/2018). 

Jokowi mengenakan jaket parasut biru. Seorang Paspampres memayunginya dari belakang. Di sampingnya, berjalan Menteri PU dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.

Presiden melihat langsung kegiatan padat karya tunai yang bernilai Rp600 juta, untuk membangun jalan produksi sepanjang 1.040 meter dan lebar 3 meter. Tenaga kerjanya dari masyarakat dan kelompok tani sebanyak 50 orang. 

Sementara untuk pembangunan irigasi dengan membangun saluran sepanjang 581 meter dengan tenaga kerja sebanyak 150 orang, dan nilai dari padat karya tunai sebesar Rp675 juta. Presiden Jokowi pun mengatakan, untuk Sulawesi Selatan terdapat 380 lokasi padat karya tunai.

"Ada berupa irigasi. Ada berupa jalan persawahan untuk mempermudah produksi. Dan kita harapkan saluran irigasi sekundernya sudah bagus. Nanti tersiernya baik sehingga terjadi peningkatan produksi," ujar Presiden kepada wartawan.

Sedangkan untuk upah yang diterima, Presiden menyebut berbeda-beda antar daerah. Di Kabupaten Gowa misalnya, upah untuk pekerjanya Rp125 ribu per hari dan asistennya sebesar Rp85 ribu.

"Di Kabupaten Gowa, standarnya seperti itu. Yang jelas mengikuti standar yang ada sehingga jangan sampai merusak pasar. Memang dibandingkan di Jawa Tengah, itu hanya Rp100 ribu per hari. Di lain tempat, di Sumbar Rp110 ribu per hari. Jadi jangan dibanding-bandingkan," tutur orang nomor satu di Indonesia ini.