Kamis, 15 Februari 2018 15:56 WITA

Tak Ada Program Pemberdayaan Perempuan di Musrenbang Bulukumpa

Editor: Andi Chaerul Fadli
Tak Ada Program Pemberdayaan Perempuan di Musrenbang Bulukumpa

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Legislator DPRD Bulukumba, Siti Aminah menilai jika program pemberdayaan perempuan tidak dimasukkan dalam Musrenbang tingkat kecamatan di Bulukumpa, tahun lalu. Hal itu disampaikan saat mengikuti mengikuti Musrenbang Kecamatan Bulukumpa di gedung Masagena Tanete, Kamis (15/2/2018).

Dengan begitu, dia memastikan program pemberdayaan perempuan tahun ini dipastikan nihil.

"Setelah saya mengecek data usulan, tak satupun program pemberdayaan perempuan di tahun 2018 ini. Padahal ini sangat penting, perempuan juga harus diperhatikan," ujar dia.

Pada Musrenbang tahun 2018 untuk tahun depan, program pemberdayaan perempuan diprediksi kembali tak masuk. Sehingga perempuan di Bulukumba, khususnya di Kecamatan Bulukumpa tak pernah diberi pembinaan.

Selain program pemberdayaan perempuan, program keagamaan juga nyaris tak diusul pemerintah desa dan kelurahan. Syarifuddin yang juga dari legislator DPRD setempat menyayangkan minimnya anggaran yang dialokasikan untuk program keagamaan.

"Ini sangat miris, program keagamaan dikesampingkan. Anggaran banyak ditumpah di infrastruktur. Padahal ini menjadai hal yang utama, seharusnya harus perlu keseimbangan," kata Syarifuddin.

Pada Musrembang kali ini, sejumlah aparat desa mempertanyakan kinerja kepala OPD. Sebab dukungan terhadap pengembangan di desa mereka dinilai kurang.

"Saya tidak tahu, apa kerjanya ini dinas sosial di desa. Banyak yang membutuhkan bantuan sosial," ujar delegasi dari Desa Bontobulaeng.

Musrenbang Kecamatan Bulukumpa ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Zulkarnain Pangki dan sejumlah kepala OPD.