Kamis, 15 Februari 2018 15:00 WITA

Kunjungan RI-1

Presiden Ingin Anggaran PKH dan Bansos Rastra Ditambah

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Aswad Syam
Presiden Ingin Anggaran PKH dan Bansos Rastra Ditambah
Presiden Jokowi, saat memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada pelajar di Gowa.

RAKYATKU.COM, GOWA - Dalam kesempatan bertemu dengan para penerima bantuan sosial, di Kabupaten Gowa, Presiden Joko Widodo mengungkapkan harapannya untuk bisa meningkatkan anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial (Bansos) Rastra.

"Agar anak-anak kita makin sehat dan makin pintar. Sehingga bisa bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Saya minta doanya kepada ibu-ibu dan anak-anakku semuanya ya," kata Jokowi di depan penerima PKH, Bansos Rastra, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), di Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (15/02/2018). 

Sebelumnya, Presiden telah meningkatkan anggaran PKH untuk tahun ini sebesar Rp17,3 triliun atau naik 73,3 pesen dari alokasi tahun 2017. Jumlah penerima PKH juga terus meningkat dari 6 juta keluarga pada 2017, menjadi 10 juta tahun ini.

Presiden berharap, kondisi perekonomian nasional makin baik, sehingga cukup alokasi untuk mendukung keinginannya meningkatkan anggaran PKH dan Bansos Rastra. "Doakan APBN kita ada kelebihan anggaran, sehingga anggaran PKH bisa ditingkatkan," kata Presiden.

Kepada penerima bantuan, Presiden tak lupa mengingatkan agar menggunakan bantuan yang diterimanya sesuai aturan. Yakni untuk membeli buku, seragam, dan alat sekolah. Boleh juga untuk membeli susu, dan telur untuk meningkatkan gizi anak-anak.

"Tapi tidak boleh untuk beli pulsa dan rokok ya. Kalau melanggar, kartunya dicabut. Janji ya," kata Presiden
 
Sememtara itu, Menteri Sosial Idrus Marham menyatakan, penerima PKH reguler di Provinsi Sulawesi Selatan 2018 sebanyak 311.997 keluarga atau senilai Rp589,6 miliar.

Untuk bansos rastra mencakup 405.850 keluarga dan sebanyak 229.835 keluarga terdaftar dalam program BPNT. Total nilai bantuan untuk keduanya sebanyak Rp1,1 triliun.

Mensos menyatakan kegembiraannya mendengar motivasi yang disampaikan Presiden kepada masyarakat penerima bantuan. Mensos juga sangat mendukung harapan Presiden yang akan meningkatkan anggaran PKH. 

"Dengan begitu anak-anak kita semakin pintar, dan ke depan akan ada banyak keluarga yang terangkat nasibnya dan mandiri secara ekonomi," kata Idrus Marham.