Kamis, 15 Februari 2018 14:15 WITA

KPK Akan Ikut Pantau Penggunaan Dana Desa

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
KPK Akan Ikut Pantau Penggunaan Dana Desa
Eko Putro Sanjoyo.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemerintah pusat semakin memperketat penggunaan anggaran dana desa ke setiap daerah di Indonesia, menyusul banyaknya penyelewengan anggaran dana desa. 

Salah satu langkah Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam memperketat penyaluran anggaran dana desa yaitu, melibatkan KPK dalam memantau anggaran desa agar tersalur dengan baik. 

"Penyelewengan dana desa semakin kecil, karena kita libatkan kepolisian sebentar lagi kita akan libatkan KPK, nanti KPK akan memantau dana desa agar dana tersebut tidak ditahan oleh para bupati," kata Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sanjoyo. 

Untuk itu, Eko Putro Sanjoyo menjamin jika penyelewengan anggaran dana desa sudah semakin kecil. Menurutnya, tidak akan ada lagi kepala desa atau perangkat desa yang akan mencoba bermain-main dengan anggaran dana desa. 

"Kita juga keras kalau ada korupsi, kita bawa ke proses hukum. Kalau kesalahan administrasi kita akan bantu untuk tidak dikriminalisasi supaya mereka tidak takut, karena bagaimana  pun mereka juga bisa melakukan kesalahan adminsitrasi," jelasnya.

Selain itu, Eko Putro menjelaskan, mulai 2018 proyek dana desa tidak lagi dikerjakan oleh kontraktor, melainkan hanya boleh dikerjakan masyarakat desa secara swakelola. 

"Aturan baru ini diberlakukan pemerintah dengan asumsi, apabila proyek pengerjaan secara swakelola, banyak tenaga kerja yang terserap. Sehingga berefek terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa," tukasnya.