Kamis, 15 Februari 2018 11:30 WITA

Kunjungan RI-1

Soal KIP dan PKH, Jokowi: Ketahuan Beli rokok, Kartunya dicabut

Editor: Aswad Syam
Soal KIP dan PKH, Jokowi: Ketahuan Beli rokok, Kartunya dicabut
Jokowi saat membagikan KIP dan PKH secara simbolis di Gowa, Kamis (15/2/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Presiden RI Joko Widodo menghadiri penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan, dan Bansos Pangan Rastra di Kabupaten Gowa, lapangan Syeh Yusuf Gowa, Kamis (15/2/2018).

Sebanyak 1.690 KIP dan 1.500 PKH yang dibagikan presiden melalui Mensos kepada masyarakat Sulsel yang di pusatkan di Gowa. 

Jokowi dalam sambutannya mengatakan, jika ada anggaran yang mencukupi, maka akan ditambah lagi anggarannya untuk KIP dan PKH, serta Bansos Pangan Rastra. 

"KIP dan PKH ini diharapkan bisa memberikan kesejahteraan kepada rakyat. Untuk itu kartu ini diharapkan dimanfaatkan untuk beli peralatan sekolah anak kita, dan peralatan rumah tangga," kata Jokowi. 

Jokowi menegaskan kepada masyarakat, jika anggaran yang ada dalam kartu tersebut dipakai untuk membeli rokok, maka ia tidak akan segan mencabut kartu tersebut. 

"Jika anggaran di PKH dan KIP itu dipakai beli rokok, maka akan dicabut, karena itu hanya untuk kegiatan sekolah dan bermanfaat lainnya. Selain beli rokok tidak boleh juga beli pulsa, karena kalau ketahuan uangnya dipakai untuk beli pulsa, maka kartunya akan cabut," tutupnya.