Kamis, 15 Februari 2018 09:32 WITA

Razia Valentine Jaring Empat Pasangan Mesum, Sssttt...Ada Janda dan Duda

Editor: Aswad Syam
Razia Valentine Jaring Empat Pasangan Mesum, Sssttt...Ada Janda dan Duda
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, TRENGGALEK - Petugas gabungan dari polisi, Satpol PP, TNI dan Subdenpom Trenggalek menggerebek sebuah kamar hotel, Kamis dini hari (15/2/2018). Agak lama, penghuni di dalam belum juga membukanya. Setelah petugas gabungan menggedor barulah seorang wanita membuka pintu.

Petugas kemudian menanyakan nama dan alamat. Sambil tergagap, wanita itu menyebut sebuah nama, juga alamat. Namun saat dicocokkan dengan identitas kependudukannya, nama dan alamat tersebut berbeda. "Grudukk...blakkk..." terdengar suara. Petugas masuk mencari sumber suara, namun tak mendapatkan apa-apa.

Akhirnya petugas melihat sebuah sandal pria. Barulah wanita itu mengaku kalau dia baru saja bersama dengan seorang lelaki.

Razia yang digelar di Trenggalek itu dalam rangka hari valentine. Hasilnya, ada empat pasangan bukan suami istri yang terjaring di sejumlah hotel. 

Masing-masing pasangan diketahui oleh petugas gabungan saat berduaan di dalam kamar hotel. Mereka dipastikan bukan pasangan suami istri setelah dilakukan pemeriksaan kartu identitas. 

Kasatpol PP Trenggalek, Ulang Setyadi mengatakan, dalam razia tersebut pihaknya juga mendapatkan beberapa barang bukti diduga digunakan untuk berhubungan intim. Seperti kondom, tisu magic serta beberapa barang bukti lain.

"Yang kami amankan ada tujuh orang, satu orang berhasil kabur, namun sandalnya ketinggalan di kamar. Semuanya langsung kami bawa ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan dan pembinaan," kata Ulang Setyadi kepada wartawan sebagaimana dilansir dari detik, Kamis (15/2/2018) dini hari.

Pasangan yang terjaring razia tersebut memiliki latar belakang bermacam-macam. Mulai dari janda, duda, wanita bersuami hingga remaja yang belum menikah. Satpol PP tidak melakukan penindakan hukum, namun selurunnya hanya diberi pembinaan dan surat pernyataan, agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. 

"Mereka ada yang dari Tulungagung, kemudian Trenggalek sendiri juga ada. Tadi itu ada juga seorang TKW, kemudian pekerja dari Kalimantan. Jadi ke Trenggalek untuk bertemu dengan kekasihnya, namun kebetulan kami melakukan razia dalam rangka valentine," ujarnya.

Ulang Setyadi menambahkan, sesuai dengan Perda Trenggalek No 11 tahun 2003 tentang Ketertiban Umum, warga yang terjaring razia bisa dilakukan proses hukum dan diancam dengan hukuman. Namun Satpol PP memilih untuk melakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. 

"Kalau yang sudah bersuami istri bertaubatlah, kasihan yang di rumah, kalau yang sudah janda, duda atau lajang, maka segera menikah saja. Jangan sampai melakukan tindakan yang melanggar seperti ini," imbuhnya.