Rabu, 14 Februari 2018 21:00 WITA

Bulukumba Gunakan Bagi Hasil Pajak Rokok Rp16 Miliar untuk Promosi Kesehatan 

Editor: Abu Asyraf
Bulukumba Gunakan Bagi Hasil Pajak Rokok Rp16 Miliar untuk Promosi Kesehatan 
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM,BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten Bulukumba menerima Dana Bagi Hasil (DBH) pajak rokok tahun 2018 Rp16 miliar dari pemerintah pusat.

DBH pajak rokok tahun ini meningkat dibanding dengan tahun anggaran 2017 sebesar Rp15 miliar. Pada 2016, DBH pajak rokok yang diterima Pemkab Bulukumba hanya Rp11 miliar. Artinya, pajak rokok yang diterima Pemkab Bulukumba meningkat dari tahun ke tahun. 

"Tahun 2018 ini, kita menerima DBH pajak rokok sebesar Rp16 miliar,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bulukumba A Mappiwali, Rabu (14/2/2018).

Menurut Andi Mappiwali, dana bagi hasil pajak yang diterima itu dibagikan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tertentu, seperti Bappeda, Dinas Kesehatan, Satpol PP. DBH pajak rokok digunakan untuk membiayai kegiatan seperti penegakan peraturan daerah (Perda), promosi kesehatan, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

Pembagian dana bagi hasil pajak ini sesuai dengan Pasal 31 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Alokasi dana bagi hasil baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, penggunaannya minimal 50 persen untuk pelayanan kesehatan masyarakat, dan penegakan hukum.