Kamis, 15 Februari 2018 02:30 WITA

Lima Kejadian Mengerikan di Pesawat saat Sedang Mengudara

Editor: Abu Asyraf
Lima Kejadian Mengerikan di Pesawat saat Sedang Mengudara
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM – Kejadian mengerikan dialami penumpang pesawat maskapai United Airlines dari San Fransisco menuju Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat (AS). Salah satu penutup mesin pesawat lepas saat tengah mengudara di atas Samudera Pasifik.

Beruntung, pesawat United Airlines dengan nomor penerbangan 1175 itu berhasil mendarat tanpa insiden berarti di Bandara Internasional Honolulu, pada Selasa (13/2/2018). Juru bicara United Airlines, Charles Hobart, menerangkan, pesawat membawa 370 orang di dalam kabin termasuk penumpang dan kru penerbangan.

"Penerbangan paling mengerikan sepanjang hidupku,” penumpang bernama Maria Falaschi seperti dikutip dari Reuters, Rabu (14/2/2018). 

"Semua orang di sisi kami melihat ke jendela dan menyaksikannya. Penutup mesinnya terbang. Ada puing-puing terbang ke laut, mur dan baut tak lama kemudian. Baut menghantam sayapnya, dan itu yang membuat bunyi 'bam' yang sangat besar," ujar penumpang lainnya, Ebert seperti dikutip dari New York Times.

Charles Hobart belum dapat memastikan apakah mesin di pesawat Boeing 777 itu tetap berfungsi normal setelah penutupnya hilang atau tidak. Namun, pesawat dapat mendarat dengan selamat di tujuan. 
 
Kejadian mengerikan ini bukan pertama kali terjadi. Insiden yang menimpa United Airlines ini kejadian keenam. Berikut kejadian serupa yang pernah terjadi yang dirangkum dari berbagai sumber:


30 September 2017

Pesawat Airbus A380 maskapai Air France mengalami gangguan di tengah penerbangan. Mesin nomor 4, atau mesin sebelah kanan terluarnya, mengalami disintegrasi di udara dalam penerbangan di atas Samudera Atlantik.

Bagian inlet (corong/penutup depan) dan bilah kipas mesin A380 Air France terlepas. Adapun jenis mesin yang digunakan dalam insiden pesawat A380 Air France ini adalah Engine Alliance GP7270. Akun Twitter @theamadoor mengunggah video kondisi mesin A380 yang "telanjang" sebagian di udara, kehilangan penutup depannya. Kabel kecil terlihat menggantung dan melambai-lambai tertiup angin.

Pesawat A380-800 Air France registrasi F-HPJE nomor penerbangan AF66, terbang melayani rute Paris Charles de Gaulle (Perancis) ke Los Angeles, Californis (AS). Pesawat sedang terbang di ketinggian 37.000 kaki, sekitar 200 mil laut sebelah tenggara Nuuk, Greenland saat insiden inlet dan kipas mesin A380 Air France terlepas. Beberapa penumpang melaporkan terdengar suara benturan keras dan diikuti getaran di pesawat.

Pilot kemudian menurunkan ketinggian ke 31.000 kaki lalu memutuskan untuk mengalihkan pendaratan (divert) ke bandara terdekat, yakni di kota Goose Bay, Kanada. Pesawat A380 Air France kemudian mendarat dengan selamat, dua jam setelah insiden penutup mesin dan kipas A380 itu terlepas.


17 Oktober 2017

Dikutip dari Insight, baru-baru ini sebuah komunitas online mengunggah sebuah video tentang kejadian memalukan di pesawat saat lepas landas. Video itu diambil oleh seorang penumpang yang duduk di dekat jendela pesawat tepat di samping sayap pesawat. Pada saat itu para penumpang tidak dapat menyembunyikan rasa malu melihat kejadian itu. Video itu memperlihatkan saat pesawat lepas landas, penutup mesin pesawat di bagian sayap terlepas karena tidak bisa menahan tiupan angin yang kuat. Penutup mesin pesawat di bagian sayap pun akhirnya terlepas.


11 Juni 2017

Akibat masalah pada penutup mesin yang berlubang, sebuah pesawat China Eastern yang sedang dalam perjalanan menuju ke Shanghai terpaksa kembali dan berhasil mendarat dengan selamat di Sydney. Awak pesawat mengetahui adanya kerusakan pada saluran masuk di mesin sebelah kiri sesaat setelah lepas landas. Pilot memutuskan untuk kembali.

Maskapai itu mengatakan pada microblog Sina Weibo bahwa pesawat berhasil mendarat dengan aman dan maskapai itu mengurus semua keperluan para penumpang. Beberapa penumpang mengatakan pada media Australia bahwa mereka mendengar suara yang sangat keras dan mencium sesuatu yang terbakar.


November 2010

Bilah turbin mesin A380 Qantas penerbangan QF32 patah dan terlepas di wilayah udara Batam, Indonesia. QF32 sedang dalam penerbangan rute London Heathrow-Sydney. Mesin yang mengalami gangguan adalah jenis Rolls Royce Trent 900. Bilah turbin yang terlepas itu terlempar keluar, merusak nacelle, sayap, sistem bahan bakar, landing gear, dan flight control.

Qantas QF32 kemudian mengalihkan pendaratan ke bandara Changi di Singapura, dan mendarat dengan selamat. Insiden kedua juga melibatkan maskapai yang sama, Qantas. Pada Mei 2017 lalu, Qantas A380 penerbangan QF94 rute Los Angeles, AS-Melbourne terpaksa harus mendarat kembali setelah beberapa jam lepas landas dari LA.

Penumpang melaporkan terdengar suara letupan dan percikan api keluar dari salah satu mesin A380. Pesawat kembali mendarat di Los Angeles dengan selamat.


4 Desember 2007

Penutup mesin (fairing engine) sebuah pesawat jatuh di landasan pacu (runway) bagian selatan bandar udara Soekarno-Hatta. Sejak peristiwa jatuhnya bagian pesawat itu pada pukul 07.26 WIB. Diduga fairing engine itu milik maskapai penerbangan Batavia Air.