Rabu, 14 Februari 2018 08:57 WITA

Pak Dosen Minta Cium, Pemburu Pedofil Menciduk

Editor: Aswad Syam
Pak Dosen Minta Cium, Pemburu Pedofil Menciduk
Sunil Shastri

RAKYATKU.COM, LONDON - Seorang dosen senior di University of Hull, Sunil Shastri (62), mengirim pesan kepada seseorang gadis berusia 13 tahun yang meminta ciuman dan pelukan. 

Percakapan Sunil Shastri ke gadis di bawah umur itu, bocor ke seorang anggota kelompok pemburu pedofil di Inggris Utara itu.

Sunil ditangkap saat rombongan menyampaikan rinciannya ke polisi. Dia juga telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai dosen senior universitas di bidang Ilmu Hayati dan Lingkungan. 

Sunil adalah seorang ayah yang sudah menikah. Kepada gadis di bawah umur, ahli kelautan itu mengambil foto dirinya yang hanya mengenakan celana dalam dan mengirimkan ke gadis 13 tahun itu. 

Di Pengadilan York Crown, Jaksa Ashleigh Metcalfe mengatakan, perilaku Sunil selama periode dua minggu sama saja dengan 'merawat' si remaja. Dia divonis penjara di Pengadilan York Crown. 

Dalam salah satu pesan, Sunil mengatakan kepada gadis itu; "Saya akan (bertemu dengan Anda) tapi berbahaya. Anda berusia 13 tahun dan saya akan dipenjara." 

Metcalfe menyebut, Sunil sempat bertanya kepada gadis itu, apakah yang dia kenakan. Dan Sunil sendiri mengirim foto-foto dirinya dengan pakaian dalam. Gadis itu pun mengirim foto dirinya dengan pakaian lengkap.

Setelah menerima foto berpakaian gadis itu, Sunil berkata kepada gadis itu; "Gadis cantik! Tunjukkan lebih banyak padaku sayang. Anda adalah gadis nakal nakal nakal."

Sunil juga bertanya, apakah dia menyukai pria yang lebih tua dan apakah dia pikir dia akan tumbuh menjadi cantik. Sunil juga menanyakan apakah gadis itu memiliki seorang kekasih? Apakah dia ingin berpelukan dan mencium dirinya? 

Pengacara Sunil, Taryn Turner membela kliennya. "Jatuh dari kasih karunia yang spektakuler. Dia memiliki karier cemerlang di dunia universitas dan, ironisnya, telah berbuat banyak untuk mendukung banyak kaum muda selama karier profesionalnya," ujar Turner.