Rabu, 14 Februari 2018 08:29 WITA

PM Israel Netanyahu Tersandung Korupsi

Editor: Aswad Syam
PM Israel Netanyahu Tersandung Korupsi
Benjamin Netanyahu

RAKYATKU.COM, TEL AVIV - Polisi Israel mengatakan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu harus didakwa atas dugaan kasus suap.

Sebuah pernyataan polisi menyebut, ada cukup bukti untuk menolak Netanyahu karena penyuapan, kecurangan dan pelanggaran kepercayaan pada dua kasus terpisah.

Berbicara di televisi Israel, Netanyahu membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, tuduhan itu tidak berdasar dan bahwa dia tetap akan melanjutkan sebagai perdana menteri. "Tuduhan itu tidak akan berakhir dengan apa-apa," ujar Netanyahu sebagaimana dikutip dari BBC.

Apa tuduhannya?

Satu kasus menyebutkan tuduhan bahwa Netanyahu meminta penerbit sebuah surat kabar Israel, Yediot Aharonot, untuk liputan positif dengan imbalan bantuan dalam mengekang sebuah publikasi pesaing.

Polisi mengatakan, editor Yediot Aharonot, Arnon Mozes, juga harus menghadapi dakwaan.

Apakah permainan ini berakhir untuk kemenanganNetanyahu?

Tuduhan kedua berpusat pada klaim bahwa perdana menteri Israel sejak 2009 itu, menerima hadiah senilai setidaknya satu juta syikal atau setara USD283.000, 204.000 Euro, dari mogler Hollywood Arnon Milchan dan pendukung lainnya.

Jerusalem Post mengabarkan, hadiah tersebut termasuk sampanye dan cerutu, dan diberi imbalan agar Milchan mendapatkan visa AS.

"Milchan, produser film termasuk Fight Club, Gone Girl and The Revenant, harus menghadapi tuduhan suap," kata polisi.

Pernyataan polisi tersebut merinci, setelah Netanyahu menerima hadiah, dia mendorong Undang-Undang Milchan, yang akan memastikan bahwa orang-orang Israel yang kembali tinggal di Israel dari luar negeri, dibebaskan dari membayar pajak selama 10 tahun.

Proposal tersebut akhirnya diblokir oleh kementerian keuangan.

Polisi mengatakan, Netanyahu juga diduga melakukan kecurangan dan pelanggaran kepercayaan terhadap kasus yang melibatkan miliarder Australia James Packer.

Channel 10 Israel melaporkan, pada Desember 2017, Pak Packer mengatakan kepada penyidik ??bahwa dia memberi perdana menteri dan Sara istrinya, hadiah.

Media Israel menyebut, Netanyahu telah diinterogasi oleh penyidik ??setidaknya tujuh kali.

Apa yang terjadi sekarang?

Keputusan akhir apakah Netanyahu harus menghadapi dakwaan ada di tangan Jaksa Agung. Sebuah keputusan bisa memakan waktu berbulan-bulan untuk sampai ke tahap itu.

Menteri Kehakiman Ayelet Shaked mengatakan, setiap perdana menteri yang telah dituntut tidak diwajibkan untuk mengundurkan diri.

Berbicara di televisi Israel, Netanyahu mengatakan akan melanjutkan pemerintahannya.

Pemilihan legislatif berikutnya dijadwalkan pada November 2019. Netanyahu memimpin sebuah koalisi yang rapuh, namun di televisi, dia tampak yakin tuduhan tersebut tidak akan memacu pemilihan baru.

Bagaimana tanggapan Netanyahu?

"Selama bertahun-tahun, saya telah menjadi subjek setidaknya 15 penyelidikan dan penyelidikan," katanya di saluran televisinya.

"Beberapa di antaranya telah berakhir dengan rekomendasi polisi yang menggelegar seperti malam ini. Semua usaha itu tidak menghasilkan apa-apa, dan kali ini mereka tidak akan menghasilkan apa-apa," lanjutnya. 

Petenis berusia 68 tahun ini bertugas di posisi kedua sebagai perdana menteri, dan telah bertugas selama 12 tahun.

Dia telah menghadapi sejumlah tuduhan di zamannya di kantor.

Setelah masa jabatan pertamanya sebagai perdana menteri dua dekade lalu, polisi merekomendasikan agar dia dan Sara menghadapi tuntutan pidana, karena menyimpan hadiah resmi yang seharusnya diserahkan ke negara bagian. Tuduhan itu kemudian dimentahkan.

Pada Juli 2015, pasangan tersebut dituduh menuntut pemerintah untuk melayani kontraktor yang melakukan pekerjaan pribadi untuk mereka. Tuduhan itu juga dimentahkan.