Selasa, 13 Februari 2018 18:09 WITA

Enam Kepala Desa di Kecamatan Bungin Enrekang Tolak Perubahan Dapil

Editor: Abu Asyraf
Enam Kepala Desa di Kecamatan Bungin Enrekang Tolak Perubahan Dapil
Perwakilan warga Kecamatan Bungin menemui komisioner KPU Enrekang, Selasa (13/2/2018).

RAKYATKU.COM,ENREKANG - Aliansi Masyarakat Kecamatan Bungin mendatangi kantor KPU Enrekang, Selasa (13/2/2018). Mereka memprotes perubahan dan penataan daerah pemilihan (dapil) dimana Kecamatan Bungin dipindahkan dari Dapil 1.

Ketua KPU Enrekang, Ridwan Ahmad yang menerima enam kepala desa se-Kecamatan Bungin berjanji akan meneruskan aspirasi itu kepada KPU provinsi.

"Kita hanya bisa menyampaikan usulan tersebut ke KPU provinsi yang selanjutnya akan meneruskan ke KPU RI. Soal usulan ini diterima atau tidak, itu diputuskan oleh KPU RI dan DPR RI," ujar Ridwan.

Sebelumnya, pada 7 Februari 2018, KPU Enrekang bersama beberapa pengurus partai politik, LSM, tokoh masyarakat, dan Pemkab menyepakati tiga skema perubahan dapil yang kemudian diusulkan ke KPU provinsi. Ketiga-tiganya menggeser Kecamatan Bungin dari Dapil 1.

"Kita tidak melanggar apapun dalam proses perubahan tersebut. Kita sudah lakukan tiga kali rapat dengan seluruh stakeholders yang bersangkutan soal itu. Hingga rapat ketiga kita munculkan tiga skema," kata komisioner KPU Divisi Teknis, Rahmawati Karim.

Apalagi, lanjut Rahma, usulan penataan ulang dapil ini bukanlah keinginan KPU, melainkan usulan tokoh masyarakat dan beberapa pengurus partai politik. "Yang jelas KPU tidak ada kepentingan politik dalam usulan ini," tutup Rahma.