Minggu, 11 Februari 2018 21:56 WITA

Dua Pekan Usai Ditangkap, Tahanan Polres Jeneponto Meninggal

Penulis: Zul Lallo
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Dua Pekan Usai Ditangkap, Tahanan Polres Jeneponto Meninggal

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Tahanan Polres Jeneponto meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg Pasewang, Jalan Lingkar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Minggu (11/2/2018).

Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, tahanan polres Irvan Daeng Ngawing (39), meninggal di rumah sakit sesaat setelah menjalani pengobatan medis. 

Daeng Ngawing merupakan DPO pencurian motor (Curanmor) lintas daerah dengan 24 TKP, yang juga terlibat kasus narkoba. Ia menjadi tahanan Polres Jeneponto usai ditangkap tim beberapa waktu lalu.

"Kita antar ke rumah sakit untuk berobat karena dia sakit. Benar AW (Daeng Ngawing) itu meninggal di rumah Sakit. AW itu Curanmor lintas daerah dan narkoba, indikasinya begitu," jelas Hery Susanto

loading...

Setelah dinyatakan meninggal, lanjut Hery, pihaknya langsung mengantar jenasah ke kampung halamannya di Kampung Bungun Tongko, Desa Tanjonga, Kecamatan Turatea, Jeneponto.

"Saya bersama anggota mengantar jenasanya AW ke kampung. Pihak keluarga menerima dan tidak keberatan, kita juga sudah buat surat pernyataan," jelasnya.

Sebelumnya, anggota Resmob Polda dibantu personel Polres Jeneponto, dan Polres Bantaeng, menangkap Daeng Ngawing di Desa Tanjunga, Kecamatan Turatea, Jeneponto, pada Senin (29/1/2018) lalu. Bahkan pelaku ditembak karena berusaha kabur. 

Loading...
Loading...