Sabtu, 10 Februari 2018 22:22 WITA

68 Orang Ikuti Diklat Prajabatan di Bantaeng

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Andi Chaerul Fadli
68 Orang Ikuti Diklat Prajabatan di Bantaeng

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Golongan II dan III Angkatan XI dan XII di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu (10/2/2018).

Diklatini ditujukan agar mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan seorang ASN dalam melaksanakan tugas secara profesional.

Kegiatan ini diikuti utusan 8 daerah di Sulawesi Selatan sebanyak 68 orang. Di antaranya dari Bantaeng sebanyak 20 orang, Barru 23 orang, Takalar 5 orang, Luwu Utara 5 orang, Pare-pare utus 3 orang, Soppeng 3 orang, Pangkep 3 orang dan Selayar 1 orang.

Sementara pelaksanaan Diklat pada 2 tempat berbeda. Angkatan XI ditempatkan di Gedung PGRI di Jalan PGRI Raya, Belakang Stadion Mini Lamalaka Bantaeng. Dan untuk Angkatan XII dipusatkan di Gedung KPN Beringin yang berlokasi di Jalan Andi Mannappiang, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng.

Hadir mewakili Kepala BPSDM SulSel yakni Kabid Pengembangan dan Inovasi Kediklatan BPSDM SulSel, Nasrun Hamzah. 

Dalam sambutannya berharap agar ASN memiliki kemandirian dalam bekerja secara profesional. "Diklat Prajabatan ini saya kira merupakan pendalaman dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kita berharap bisa menyesuaikan dengan kondisi Bantaeng. Daerah ini memiliki banyak tempat wisata. Saya yakin ada jam-jam tertentu yang perlu mugkin dibawa Bapak Bupati. Itu satu hal menarik dan saya kira perlu juga yang bersifat rekreasi," ungkapnya.

loading...

Nasrun menekanakan, banyak tantangan dihadapi ASN. "Sebagai ASN harus setia pada ideologi Pancasila. ASN harus taat pada UUD 1945 dan segala peraturan lainnya. Dan sebagai ASN harus memahami Bhinneka Tunggal Ika dan mengamalkannya dalam kehidupan kerja serta kehidupan sehari-hari," jelasnya.

Menyikapi permintaan bagi peserta agar bisa menikmati destinasi wisata, Bupati Bantaeng, HM Nurdin Abdullah merespons sangat baik. 

"Kita punya banyak destinasi wisata. Pagi-pagi mau jogging kita punya tempatnya. Mau olah raga, kita punya sport center. Sore hari jika mau kongkow-kongkow di Pantai Seruni, semua harga disana terjangkau untuk kita nikmati wisata kuliner. Supaya pelaksanaan Diklat ini bisa rileks sebelum pulang semua obyek wisata harus dikunjungi," pintanya.

Melalui sambutan Bupati Bantaeng, disampaikan bahwa tidak perlu terlalu banyak teori di dalamnya. Tapi bagaimana bisa belajar dengan memperbanyak praktek dan terjun ke lapangan di tengah-tengah masyarakat.

"Indonesia tidak butuh teori terlalu tinggi. Bagaimana birokrat bisa memberikan pelayanan maksimal dengan senyuman dan support. Bantaeng ini dibangun dengan Team Work yang solid," jelasnya.

Loading...
Loading...