Jumat, 09 Februari 2018 12:05 WITA

Pemkab Bantaeng Harap Perangkat Desa Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan 

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Abu Asyraf
Pemkab Bantaeng Harap Perangkat Desa Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan 
Rapat sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Bantaeng dengan menghadirkan perangkat desa.

RAKYATKU.COM,BANTAENG - Berlangsung di ruang pola kantor bupati Bantaeng, Wakil Bupati Bantaeng, Muhammad Yasin membuka rapat kerja sama operasional dan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan, Jumat (9/2/2018).

Ini salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mengupayakan setiap kepala desa dan perangkat desa sebagai bagian birokrasi penyelenggaraan pemerintahan negara ikut serta dalam program Jaminan Sosial Bidang Ketenagakerjaan. Jaminan itu meliputi kecelakaan kerja, kematian, hari tua, dan jaminan pensiun.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bantaeng, Minarni Lukman mengatakan bahwa BPJS telah membayarkan klaim 470 kasus kecelakan kerja dengan nilai santunan lebih dari Rp3,6 miliar. "Jumlah tersebut melebihi iuran BPJS Ketenagakerjaan tahun 2017 yang hanya sebesar Rp3,270 miliar," ujar Minarni.

"Ini karena kami bukan lembaga yang mencari keuntungan, namun lebih kepada memberikan manfaat bagi masyarakat," lanjutnya. 

Pemkab Bantaeng Harap Perangkat Desa Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan 

loading...

Wakil Bupati Bantaeng, Muhammad Yasin memaparkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dapat menjadi pintu untuk membangun negara dari pinggiran. "Mari jadikan forum ini sebagai wadah untuk menuju negara yang lebih menyejahterakan rakyat," pungkasnya.

Harapannya, seluruh pegawai pemerintah, bagi ASN maupun tenaga honorer, serta para perangkat desa, dapat ikut serta dalam program BPJS Ketenagakerjaan ini.

Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas PMD Bantaeng Chaeruddin Arsyad, Sekretaris BPKD Bantaeng Junaedi, dan para kepala desa se-Kabupaten Bantaeng.
 

Loading...
Loading...