Rabu, 07 Februari 2018 14:42 WITA

Refleksi HMI di Usia 71 Tahun

Editor: Adil Patawai Anar
Refleksi HMI di Usia 71 Tahun

 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sejak kelahirannya 5 Februari 1947 (71 tahun silam) memang senantiasa diperhadapkan oleh dinamika keummatan dan kebangsaan yang cukup keras pada setiap masa hingga hari ini. 

Kehadirannya bagaikan oase dan harapan pembebasan di tengah kuatnya penjajahan asing terhadap bangsa Indonesia yang saat itu masih dikekang secara politik dan ekonomi oleh bangsa lain.

Gagasan berdirinya HMI terlahir dari sebuah keresahan spiritualitas dan ideologis seorang mahasiswa bernama Lafran Pane yang kini telah dianugerahi gelar sebagai salah satu pahlawan nasional oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo tahun 2017 tahun lalu.

Gelar pahlawan tersebut bukanlah tanpa alasan. Mengapa tidak, pendiri HMI tersebut telah dianggap berjasa besar bagi kemajuan bangsa Indonesia.

HMI sebagai organisasi kekaderan mahasiswa telah banyak sekali mencetak kader yang produktif bagi perkembangan dan kemajuan bangsa ini.

Sebut saja wakil Presiden RI saat ini Bapak H.M. Jusuf Kalla, mantan ketua MK Bapak Mahfud MD dan Hamdan Zoelfa, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan masih banyak sekali alumninya yang memangku jabatan publik hingga hari ini.

Para tokoh bangsa tersebut telah mampu berkontribusi pada levelnya masing-masing sebagai pemimpin bangsa Indonesia. 

Beberapa waktu yang akan datang, HMI kembali akan menorehkan sejarah baru bagi organisasi kemahasiswaan ini di Kota Ambon. Organisasi ini akan melakukan aktifitas pergantian pemimpin baru yang kelak akan menjadi motor penggerak perubahan sosial bangsa Indonesia.

Kongres HMI yang akan digelar di Kota Ambon pada tanggal 16 hingga 21 Februari 2018 mendatang diharapkan dapat membawa paradigma baru HMI serta memilih ketua umum yang akan mengantarkan himpunan ini menjadi jauh lebih modern dari yang sekarang ini.

Beberapa figur kader HMI dari berbagai asal cabang dan daerah telah diagendakan akan berkompetisi pada momentum kongres tersebut.

Sebagai seorang alumni tentu saja kita berharap yang terbaik bagi eksistensi dan kelangsungan organisasi ini dan berharap bahwa kongres tidak melulu persoalan pergantian ketua umum semata, melainkan momentum kongres HMI tahun ini dapat menjadi ruang untuk menemukan paradigma baru HMI yang kontekstual dengan kondisi keummatan dan ke-Indonesiaan kontemporer.

Penulis:

Refleksi HMI di Usia 71 Tahun

Surya Syahrul Rajab

(Mantan Ketua HMI Makassar Bidang Sosial Politik)

Tags