Rabu, 07 Februari 2018 13:36 WITA

Begini Lika-liku Kasus Alum yang Diculik Bapaknya 

Penulis: Syukur
Editor: Aswad Syam
Begini Lika-liku Kasus Alum yang Diculik Bapaknya 
Dari kiri, Kombes Pol Dicky Sondani, Brigjen Pol Napoleon, dan Brigjen Pol Guntur Laupe

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Alum Langone Avalos, bocah dari Argentina yang dikabarkan hilang oleh ibunya Elizabeth, akhirnya ditemukan. Alum yang baru berumur 7 tahun dikabarkan hilang sejak 5 Juni 2017, akhirnya ditemukan di Indonesia.

Alum ditemukan bersama dengan bapaknya saat berada di Kabupaten Tana Toraja. AKBP Julianto Sirait, Kapolres Tator mengatakan, sebelum diamankan Alum dan ayahnya baru berada di wilayah Tator selama kurang lebih 2 hari.

"Diperkirakan baru 2 hari sebelum akhirnya kita temukan," ungkap Julianto, Rabu (7/2/2018).

Sementara itu Brigjen Pol Napoleon Bonaparte, Sekertaris National Central Biro Interpol Indonesia mengatakan, pihak Argentina telah menyampaikan kepada semua interpol di dunia untuk mencari dan menjaga Alum. Juga menangkap ayahnya Jorge Gabriel Langone serta pacarnya.

"Anak itu masih 7 tahun, jangan sampai terkena dampak. Kita tidak tangkap anak, tapi ayah dan pasangannya. Telah ada permintaan kepada seluruh interpol di dunia untuk mengamankan dan menangkap sementara selama 20 hari," ungkapnya.

Napoleon juga menyebut, saat ini Alum dipulangkan ke Argentina. Sementara ayah dan pasangannya akan diproses lebih lanjut di Indonesia. 

"Bapak dan pasangannya masih ditangani Polda dan Imigrasi, karena indikasi terjadi pelanggaran," tambahnya.

Napoleon mengatakan, Alum diperkirakan baru berada di Indonesia selama 8 hari. Saat berada di Indonesia, bapaknya tidak bekerja dan hanya diberi makan oleh warga di Sulawesi.

"Baru 8 hari, justru lama di perjalanan Jepang, Malaysia, Bolivia dan lain-lain. Dan baeu terdeteksi setelah masuk di Indonesia. Ayahnya tidak bekerja, dia adalah seniman. Dia diberi makan oleh orang Sulsel dan dia berterima kasih atas kemurahan hati orang Sulsel," ungkap Napoleon.

Napoleon menambahkan, ayah Alum, Jorge Gabriel Langone memang senang tinggal di daerah terpencil sama seperti saat di Jepang. Dia mengaku suka di Toraja, tapi belum diketahui dia rencana ke mana setelah dari Toraja.

Sementara itu Martin Costanzo, Kepala Bagian Konsuler Kedutaan Besar Argentina, mengucapkan terima kasih kepada semua warga Indonesia atas ditemukannya Alum.

"Terimakasih kepada semuanya, Polres Toraja, Polda Sulsel, Polri. Selanjutnya akan dibawa ke Jakarta ke Kedutaan Argentina lalu dibawa ke Argentina," ungkapnya. 

Sementara itu Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Guntur Laupe mengatakan, ayah Alum diketahui telah bercerai dengan ibu kandungnya.

"Mereka bercerai dan Pengadilan Argentina memberi hak asuh ke ibunya, kemudian (Alum) diambil dari sekolah (lalu) dibawa keluar negeri (oleh ayahnya)," ungkapnya.