Selasa, 06 Februari 2018 19:13 WITA

Peringatan HUT Bulukumba Spektakuler, Ternyata Hanya Segini Anggarannya

Editor: Abu Asyraf
Peringatan HUT Bulukumba Spektakuler, Ternyata Hanya Segini Anggarannya
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati Sukri Sappewali, Wabup Tomy Satria, dan Ketua DPRD Hamzah Pangki pada soft launching Event Pariwisata Bulukumba 2018.

RAKYATKU.COM,BULUKUMBA - Peringatan hari jadi ke 58 Kabupaten Bulukumba berlangsung spektakuler. Namun, tak banyak yang tahu, anggaran hanya sekitar Rp100 juta.

Kegiatan pada hari jadi Bulukumba antara lain soft launching Event Pariwisata 2018 yang menghadirkan pedangdut Erie Susan. Ada juga atraksi tiga pesawat tempur jenis Sukhoi pada puncak peringatan hari jadi, Senin (5/2/2018).

Hal tersebut mengundang pertanyaan banyak warga di media sosial. Mereka mengira-ngira anggaran yang dihabiskan Pemkab Bulukumba untuk menghelat kegiatan tersebut.

Menjawab kegelisahan warga, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto angkat bicara. Menurutnya, anggaran yang digunakan hanya berkisar Rp100 juta. Dana tersebut, lanjut Tomy, bukan berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bulukumba karena ada larangan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Hari jadi Bulukumba ini tidak dianggarkan, karena memang telah dilarang Kemendagri. Dulu pernah ada penganggaran miliaran rupiah untuk hari jadi, tetapi itu sudah puluhan tahun silam," ungkap Tomy kepada Rakyatku.com di ruang media center kantor bupati Bulukumba, Selasa (6/2/2018).

Menurut Tomy, dana hari jadi Bulukumba diperoleh dari pihak ketiga dan sumbangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). 

Atraksi Sukhoi, katanya, panitia hanya membayar biaya akomodasi, konsumsi, dan penginapan para personelnya. Totalnya Rp53 juta. Anggaran tersebut sudah termasuk dalam Rp100 juta.

"Untuk atraksi Sukhoi, mereka yang menawarkan kepada pemkab untuk lakukan pertunjukan di hari jadi Bulukumba. Apalagi Bulukumba ini masuk dalam area latihan mereka," tambah Tomy.

Sebagai penyokong kegiatan, Tomy membeberkan bahwa Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyarankan untuk penggunaan dana hibah Rp1 miliar yang disumbangkan SYL untuk pergantian tahun 2018 lalu di Bira. Dana tersebut digunakan untuk soft launching event pariwisata.

"Pak Syahrul menjadikan Bulukumba sebagai sentra wisata di bagian selatan Sulsel. Kalau di utara, Toraja. Sehingga Pak Gubernur menyarankan menggunakan dana sisa tersebut yang diawali dengan konsultasi ke provinsi," terang pria kelahiran Ballasaraja ini.