Sabtu, 03 Februari 2018 15:41 WITA

SYL Soal Jenderal Polisi Jadi Penjabat Gubernur: Ibarat Pilot Bawa Bus

Editor: Mulyadi Abdillah
SYL Soal Jenderal Polisi Jadi Penjabat Gubernur: Ibarat Pilot Bawa Bus
Syahrul Yasin Limpo

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Syahrul Yasin Limpo (SYL) punya analogi tentang wacana pengangkatan jenderal polisi sebagai penjabat gubernur. 

SYL beranggapan, sejatinya sebuah daerah atau provinsi dipimpin dari kalangan pemerintahan yang mengerti tentang bidang pemerintahan.

"Karena yang paling ngerti kalau membawa bus yang baik tentu sopir bus. Kalau pilot pesawat yang masuk membawa bus nanti penumpang takut diatasnya," ujar Syahrul Yasin Limpo, Sabtu (3/2/2018).

Gubernur Sulsel dua periode ini menilai, tentu masyarakat mendambakan daerahnya dipimpin dari kalangan yang ahli dalam bidang pemerintahan.

"Para penumpang, sesaat lagi bus ini akan dikemudikan oleh pilot pesawat jet. Tentu penumpang semua mati rasa, belum mati fisik. Tapi bayangkan kalau 9 juta masyarakat Sulsel bisa mati rasa karena itu?," katanya.

"Jangan benturkan saya dengan TNI polri, saya baik-baik saja dengan mereka. Tapi apakah bisa saya jadi kapolri juga? Untuk menjadi kapolsek saja saya tidak punya kemampuan," lanjut SYL yang masa jabatannya akan habis pada April mendatang. 

Diketahui, Kemendagri mengusulkan mengangkat dua jenderal polri menjadi Penjabat Gubernur di Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Khusus untuk Provinsi Sulsel, kata SYL, tidak mesti orang Sulsel yang menjadi penjabat. Yang penting menurutnya, sang penjabat bisa berpihak pada rakyat. "Jangan kita egoisentris," demikian SYL.