Senin, 29 Januari 2018 08:42 WITA

Cacing 2,8 Meter Ditemukan di Tubuh Warga Singapura Ini

Editor: Andi Chaerul Fadli
Cacing 2,8 Meter Ditemukan di Tubuh Warga Singapura Ini

RAKYATKU.COM - Cacing pita sepanjang 2,8 meter ditemukan di dalam tubuh orang sehat yang tak menunjukkan gejala medis apapun. Kasus itu tercatat di Departemen Mikrobiologi, Singapore General Hospital, Singapura pada 2016 lalu.

Dikutip dari Strait Times, Senin (29/1/2018), panjang cacing itu bahkan melebih tinggi badan inangnya. 

Saking panjangnya, cacing yang kini telah dikeluarkan dari tubuh inangnya itu, harus dilipat sebanyak 18 kali agar bisa ditangkap oleh mata kamera.

Kendati demikian, pasien yang menjadi inang cacing itu tak menunjukkan tanda atau gejala apapun yang mengindikasikan bahwa ada hewan parasit di dalam tubuhnya.

"Barulah pasien itu merasa ngeri ketika cacing itu ditarik keluar dari lubang duburnya," kata Profesor Hsu Li Yang, spesialis penyakit menular di Singapura.

Mengomentari kasus 2016 itu beserta kasus lain yang serupa, Hsu mengatakan, hal tersebut merupakan contoh dari orang yang terinfeksi cacing parasit akibat sering mengonsumsi makanan atau daging mentah atau yang dimasak setengah matang.

Lebih lanjut, Hsu juga yakin bahwa parasit 2,8 meter dalam tubuh pasien Singapura 2016 itu jelas merupakan cacing pita, karena 'tidak ada parasit lain yang mampu hidup di tubuh manusia sedemkian lama dan panjang.'

"Sekarang pertanyaannya, jenis cacing pita apa itu. Informasi itu akan membantu menjawab bagaimana si pasien mendapatkan parasit semacam itu," tambahnya.

loading...

Seekor cacing pita dewasa memiliki kepala, leher dan rantai segmen yang disebut proglottida(s). Selama menjadi parasit, kepala cacing pita itu menempel pada dinding usus, dan proglottida tumbuh serta menghasilkan telur.

Dan, berdasarkan hasil analisis Departemen Mikrobiologi Singapore General Hospital dari telur cacing kasus 2016 itu, cacing pita tersebut sangat mirip dengan cacing pita yang kerap ditemui dalam tubuh ikan.

Jenis ikan yang kerap memiliki cacing seperti itu adalah ikan air tawar, seperti salmon -- jenis ikan yang sering dikonsumsi mentah atau dimasak setengah matang.

Prof Hsu mencurigai kasus parasit cacing pita ikan di dalam tubuh manusia telah meningkat selama bertahun-tahun di Singapura, serupa dengan situasi di negara maju lainnya di mana konsumsi ikan mentah terus meningkat.

Tapi ia mengatakan bahwa praduga itu tidak dapat dikonfirmasi, karena tidak ada data yang mumpuni untuk mendukung hipotesis semacam itu.

Menurut Otoritas Agrikultur dan Veterinarian Singapura (AVA), sekitar 84.027 ton daging ikan telah dikonsumsi oleh masyarakat di Negeri Singa sepanjang 2016.

Tags
Loading...
Loading...