Selasa, 23 Januari 2018 15:32 WITA

Heboh Wali Kota Mataram Tendang Satpol PP

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Heboh Wali Kota Mataram Tendang Satpol PP

RAKYATKU.COM - Wali Kota Mataram, TGH Ahyar Abduh ramai diperbincangkan gara-gara aksi menendang anggota Satpol PP. Ahyar mengatakan aksi itu dilakukannya secara spontan. 

"Itu spontanitas. Waktu itu saya melantik Kasatpol PP. Biasanya setelah pelantikan itu ada anggota yang dibariskan karena mendapatkan pimpinan yang baru. Saya samperin ke situ, kemudian oleh Kasatpol PP bisik ke saya untuk uji fisik. Itu saja," ujar Ahyar, Selasa (23/1/2018).

Ahyar mengatakan, pelantikan itu dihadiri para pejabat Pemkot Mataram dan awak media. Malah saat itu para tamu yang melihat aksinya itu banyak yang tertawa.

"Semua wartawan banyak, pejabat juga banyak, ya sudah, saya tes. Mainlah atraksi sedikit. Sebenarnya itu nggak kena, hanya itu saja, nggak ada. Orang ketawa-ketawa. Selama ini belum pernah. Jadi orang tidak tahu saya orang silat. Tendangannya kok masih bagus, itu saja," paparnya dilansir laman Detikcom.

Ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) itu mengaku saat itu dilakukan spontan karena ikut euforia pelantikan Kepala Satpol PP yang baru. Namun ia memastikan tendangannya terukur dan tak mengenai anggota tubuh Satpol PP.

"Itu juga nggak kena, nggak ada yang terluka, orang nggak kena. Masak saya menyakiti anggota, sekadar tes fisik, oh sigap juga, kecuali orang marah, baru. Itu pejabat baru melihat saya ketawa-ketawa. Spontanitas memberi motivasi, wah kalau kena, gimana itu. Biasa itu," jelasnya. 

"Anak-anak (Satpol PP) kita deket, terbuka, biasa dengan anak-anak, dengan pasukan Satpol PP yang setiap saat di pendopo. Bisa ditanya gimana keseharian (saya)," imbuhnya.

Ia pun maklum, menjelang Pilkada Serentak, sebagai cagub petahana, kegiatannya mendapat sorotan. Namun ia memastikan aksinya itu dilakukan sebagai bentuk keakraban dengan bawahannya. 

"Ya tapi kita mengerti juga, saya termasuk salah satu bakal calon yang mendaftar, bisa saja jadi konsumsi politik dan sebagainya. Saya juga tidak memperkirakan kalau menjadi viral. Kalau tahu, saya juga nggak mungkin, karena ini spontanitas saja, nggak pikir lain-lain," pungkasnya.
 

Tags