Senin, 22 Januari 2018 12:46 WITA

Tak Ada CPNS Kemenkumham 2017 yang Bertugas di Selayar

Penulis: Azwar Basir
Editor: Mulyadi Abdillah
Tak Ada CPNS Kemenkumham 2017 yang Bertugas di Selayar
Suasana orientasi dan pembekalan CPNS Tahun 2018 Kementerian HAM Sulsel Tahun 2018 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (22/1/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menyerahkan secara simbilos Surat Keputusan (SK) pengangkatan 641 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel,  Senin (22/1/2018). SK ini diserahkan pada masa awal Orientasi dan Pembekalan CPNS Tahun 2018 Kementerian HAM Sulsel Tahun 2018 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.

Pengangkatan 641 CPNS tersebut dengan rincian 551 kualifikasi pendidikan SLTA/sederajat dan 90 kualifikasi pendidikan dokter dan sarjana.

Penyerahan ini dirangkaikan dengan telekonferensi bersama Menteri Hukum dan HAM Yosanna Laoly, Gubernur Sulsel serta Kakanwilkumham Sahabuddin Kilkolda. Telekonfrensi ini dilakukan di 33 kantor wilayah Kemenkumham RI, sebanyak 17 ribu lebih peserta mengikuti orientasi awal.

Sekretaris Jendral Kementerian Hukum dan HAM RI, Bambang Rantam Sariwanto dalam laporannya melalui telekonfrensi di Balai Kartini Jakarta, menyebutkan, secara keseluruhan orientasi dilaksanakan selama satu tahun penuh.

Adapun tujuan dari orientasi ini untuk meningkatkan kualitas CPNS Kemenkum HAM, pembekalan unit organisasi dan pembentukan karakter.

"Sehingga para CPNS diharapkan menjadi manusia berintegritas dan profesional sebagai aparatur sipil negara," kata Bambang.

Mereka akan disebar di seluruh wilayah Sulsel, kecuali Kepulauan Selayar. Kuota penempatan terbanyak adalah Makassar sekitar 60 orang lebih yang bertugas di Rutan Kelas 1 Makassar. Penempatan disesuaikan dengan kepadatan warga binaan yang dijaga.

Selayar saat ini dinilai masih berimbang antara petugas dan warga binaan sehingga kuota penerimaan tahun 2017 tidak termasuk.

Loading...

Usai pelantikan hari ini, para CPNS ini akan mengikuti masa orientasi yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang.

Orientasi ini bertahap, untuk tahap pertama secara keseluruhan, akan berlangsung 23-26 Januari, dengan materi terkait Kemenkum HAM, termasuk kode etik. Sementara tahap ke dua dilakukan Klasifikasi berdasarkan dengan jabatan masing-masing.

Hari ini penyerahan SK secara simbolis oleh Gubernur Sulsel sementara penyerahan keseluruhan akan dilakukan pada Jumat mendatang.

Peserta yang lulus bukan hanya warga Sulsel namun beberapa daerah di Indonesia. Seperti satu formasi CPNS psikologi klinis yang berasal dari Madiun Jawa Timur.

Kasub Penyusunan Pelaporan Humas dan TI Dedy Ardianto, Kasubag Humas Kanwil Kemenkum HAM Sulawesi Selatan mengatakan mereka diambil berdasarkan passing grade atau batas nilai minimum.

"Ya kita di Sulsel kebetulan untuk kebutuhan psikologi tersebut tidak memenuhi passing grade. Jadi untuk formasi psikolog klinis tidak ada ambil yang memenuhi, pusat mengambil dari provinsi yang memenuhi," sebut Dedy.

Dedy menambahkan telekonfrensi ini dilakukan untuk menghormati para kepala daerah sebagai perwakilan pemerintah pusat. 

Loading...
Loading...