Minggu, 21 Januari 2018 22:01 WITA

Orang Kaya Turut Andil terhadap Maraknya Prostitusi

Editor: Abu Asyraf
Orang Kaya Turut Andil terhadap Maraknya Prostitusi
Seorang jemaah bertanya pada tablik akbar di Masjid Raya Bukit Baruga, Minggu (21/1/2018).

RAKYATKU.COM - Perang terhadap prostitusi terus dilakukan. Namun, bukannya berkurang, malah semakin berkembang dengan cara yang lebih modern, memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

Nah, ada pernyataan menarik dari Syaikh Dr Ahmad Muhammad Mursy Al Toukhi dalam tablik akbar di Masjid Raya Baruga, Minggu (21/1/2018). Tablik akbar itu bertema, "Mengapa Allah Menurunkan Surah Al Qiyamah dan Al Balad."

Didampingi penerjemah, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Makassar Ustaz Fadhlan Akbar Lc MHI, dekan Fakultas Ilmu Islam dan Bahasa Arab Ma'had Syar'i
 Kairo, Mesir itu mengatakan bahwa orang kaya turut andil terhadap maraknya prostitusi. Bagaimana ceritanya?

Syaikh Ahmad Muhammad Mursy mengutip kisah yang terjadi pada zaman Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Ketika itu, seorang sahabat bersedekah. Tanpa sengaja, harta yang disedekahkan itu jatuh ke tangan seorang pelacur.

Mengetahui sebagian sedekahnya jatuh ke tangan pelacur, orang tersebut sangat menyesal. Kabar ini sampai ke telinga Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Ketika ditanya, orang tersebut kemudian menceritakannya.

Jawaban Rasululullah shallallahu alaihi wasallam membuat orang tersebut kaget bercampur gembira, "Ketika sedekah itu sampai di tangan wanita pelacur itu, seketika itu dia berhenti."

Syaikh Ahmad Muhammad Mursy mengatakan, kisah ini hendaknya menjadi pelajaran bagi orang kaya di manapun berada. Gara-gara mereka pelit bersedekah, ada kelompok orang yang terjatuh dalam maksiat akibat kemiskinan yang dialaminya. Umumnya pelaku prostitusi terjarung ke jurang zina akibat alasan ekonomi.

"Keadaan ini amat berbahaya," katanya.