Minggu, 21 Januari 2018 16:12 WITA

Ketika SYL dan Empat Mantan Karo Humas Bernostalgia

Editor: Aswad Syam
Ketika SYL dan Empat Mantan Karo Humas Bernostalgia
SYL sedang ngopi bersama empat mantan Karo Humas di salah satu warkop di Boulevard, Minggu (21/1/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Minggu, 20 Januari, cuaca Kota Daeng mendung. Beberapa wilayahnya, bahkan diguyur hujan. Di sebuah warkop, tepatnya di bilangan Boulevard, lima mantan Kepala Biro (Karo) Humas Pemprov Sulsel, bernostalgia.

Mereka adalah Syahrul Yasin Limpo, Annas GS, Agus Sumantri, Iqbal Suhaeb, dan Ashari F Radjamilo. Mereka larut dalam suasana keakraban. Pun sesekali tertawa mengenang masa lalunya. 

Syahrul yang tak lain Gubernur Sulsel dua periode, pun pernah menjabat sebagai Karo Humas dan Protokoler Pemprov Sulsel. Sebelum terpilih sebagai Bupati Gowa dua periode, Wagub Sulsel, dan sekarang Gubernur. 

Lalu, apa yang diperbincangkan? Mungkin, ini perlu menjadi pegangan bagi kepala biro dan atau staf di humas dan keprotokoleran. 

Syahrul menuturkan, salah satu jurus saat menjabat sebagai Karo Humas dan Protokoler adalah harus mampu menjadi pelayan pimpinan. Selain, juga, PR yang baik dan mediator yang tangguh. 

Tidak kalah pentingnya, kata Komandan (demikian SYL akrab disapa), seorang Karo Humas harus mampu mengamati dan manganalisis opini. "Tentu, harus mampu menjaga hubungan baik dengan teman-teman media," tandas SYL.

Syahrul, memang dikenal sebagai pelobi ulung. Dengan sejumlah pimpinan media, Syahrul sering kumpul ngopi dan bercengkerama kendati hanya sekadar menyeruput secangkir kopi. Salah satu tujuannya, itu tadi, menjaga silaturahmi dan hubungan baik demi tujuan yang lebih besar; kemajuan daerah.

Sementara Agus Sumantri, menambahkan, seorang PR harus mampu menjadi pengatur acara yang baik. "Kalau sebuah acara sukses, kita tidak pernah dapat jempol. Sebaliknya, kalau acara kacau, kita yang jadi sasaran," katanya, mengingatkan sambil tersenyum. 

"Kita juga dituntut harus bisa merangkap ajudan. Bahkan, jadi tempatnya amarah. Kata orang, kita harus siap jadi bak sampah," katanya, sedikit curhat.