Jumat, 19 Januari 2018 02:01 WITA

Dewan Bakal Panggil Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang

Editor: Adil Patawai Anar
Dewan Bakal Panggil Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang
Baharuddin Kai.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Ketua Komisi III Pembangunan DPRD Jeneponto, Baharuddin Kai bakal memanggil Direktur Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang, Iswan Sanabi terkait adanya dokter yang belum memiliki STR dan SIP.

"Tadi saya hubungi dan ingin menemuinya. Saya bilang dimanaki dok. Namun Insyah allah besok saya akan turun melakukan klarifikasi di Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang," kata Baharuddin, Kamis (18/1/2018).

"Saya klarifikasi dulu, soal oknum dokter yang di rumah sakit yang di duga belum punya STR dan SIP, baru saya panggil direkturnya untuk rapat komisi. Jadi, tadi itu saya mau sidak kerumah sakit. tapi tidak ada teman-teman DPR datang dari komisi III. Pokoknya biar tidak ada teman tetap saya tindak lanjuti," tegas Bahruddin lewat telepon.

Sebelumnya, salah seorang dokter di Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang Jeneponto berinisial ZK, diduga belum mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP).

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto Syafruddin Nurdin mengatakan, idealnya Dokter RSUD Lanto Dg Pasewang dalam memberikan pelayanan harus mempunyai SIP dan STR yang sudah diatur dalam undang-undang.

"Tenaga kesehatan itu ada pasal yang menyebutkan bahwa semua tenaga kesehatan atau medis untuk melakukan kegiatan dalam memberikan unit pelayanan harus mempunyai SIP yang juga menjadi dasar untuk pembayaran jasa dokter. Jadi, SIP itu mengacu pada STR satu paket. Nah, kalau itu belum ada mungkin sementara mengurus," jelas Syafruddin.

Kepala BPJS Jeneponto Muhammad Ahsan menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan pembayaran jasa dokter yang melayani pasien BPJS Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang yang tidak mempunyai STR dan SIP.

"Ada dua dokter yang kami minta untuk dilengkapi surat izin prakteknya (SIP). Dokter mata dan dokter Jantung. Tapi kalau yang dokter mata sudah. Kemarin kita minta untuk dilengkapi karena kalau tidak ada SIPnya. Maka kita tidak akan bayarkan Klaim jasa BPJSnya," jelas Muh Ahsan.