Kamis, 18 Januari 2018 16:50 WITA

Luwu Timur Darurat Perambahan Hutan

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Luwu Timur Darurat Perambahan Hutan

RAKYATKU.COM, LUWU TIMUR - Aktivitas perambahan hutan kian meningkat di Luwu Timur. Hal ini menimbulkan keresahan bagi Pemerintah Kabupaten Luwu timur.

Untuk itu, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, melalui dinas terkait agar segera turun melakukan pengawasan terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Menurut Irwan, sudah ada banyak laporan terkait banyaknya aktivitas perambahan hutan di wilayah Luwu Timur. Beberapa laporan perambahan seperti di Desa Tarabbi dan Pongkeru Kecamatan Malili, Kasintuwu Kecamatan Mangkutana, Desa Parumpanai Kecamatan Wasuponda, Desa Bone Pute Kecamatan Burau, Mahalona Kecamatan Towuti dan beberapa wilayah lainnya.

"Kalau tidak segera ditangani, aktivitas perambahan hutan akan semakin meluas dan mengancam kerusakan lingkungan. Saya harapkan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan melalui dinas terkait segera melakukan langkah-langkah konkret terhadap aktivitas perambahan ini," kata Irwan di sela-sela kunjungan kerjannya, di Desa Loeha Kecamatan Towuti, Kamis (18/01/2018).

loading...

Disamping menimbulkan kerusakan lingkungan, aktivitas perambahan hutan ini juga mulai menyebabkan kerawanan sosial yang memungkinkan berujung konflik sosial. 

"Sudah ada dua kelompok masyarakat yang hampir bertikai hanya karena masing-masing pihak mengklaim wilayah tersebut sebagai wilayah desanya, padahal kawasan yang disengketakan itu merupakan cagar alam," jelas Irwan.

Saat ini, Pemkab Lutim bersama jajaran Forkopimda terkait, mencoba untuk menyelesaikan konflik sengketa lahan tersebut. Apalagi, diketahui jika lahan tersebut merupakan cagar alam.

Loading...
Loading...