Kamis, 18 Januari 2018 15:30 WITA

Rivalitas Duo Bugis di Partai Hanura

Editor: Aswad Syam
Rivalitas Duo Bugis di Partai Hanura
Syarifuddin Sudding dan Oesman Sapta Odang

RAKYATKU.COM - Partai Hanura sedang dilanda kemelut kepemimpinan. Ada dua kubu yang mengklaim diri sebagai pengurus yang sah. Kubu Oesman Sapta Odang dan kubu Syarifuddin Sudding

Perpecahan partai yang didirikan Wiranto ini, tidak jauh kaitannya dengan Pilkada. Ada gunjingan yang merebak di internal, bahwa Ketua DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang menguasai uang Rp200 miliar yang merupakan mahar dari sejumlah figur calon kepala daerah.

Isu ini sampai ke telinga lelaki yang akrab disapa OSO itu. Wakil Ketua MPR itu tentu tak senang mendengar gosip tersebut. Dia lalu memanggil Sekjen DPP Hanura, Syarifuddin Sudding untuk mengklarifikasi. Pembicaraan tensi tinggi terjadi di Kantor Hanura, di City Tower, Thamrin, Jakarta.

Dikutip dari merdeka.com, pembicaraan yang berlangsung pekan lalu itu penuh dengan emosional. Keduanya adu argumen, tak ada yang mau mengalah. Ujung-ujungnya, OSO memecat Sudding.

Sudding melakukan perlawanan. Dia mengumpulkan pengurus DPP dan DPD-DPD yang tak loyal kepada OSO. Ada Soebagyo HS, Nurdin Tampubolon, Dadang Rusdiana. Sudding juga mengklaim ada 27 DPD dan ratusan pengurus DPC di belakangnya. Di Hotel Ambhara, mereka menggelar rapat. Keputusannya, melengserkan OSO sebagai Ketua Umum dan mengangkat Marsekal Madya (Purn) Daryatmo sebagai Plt Ketua Umum.

Tadi kubu Sudding menggelar Munaslub di Kantor DPP Partai Hanura, Jl Bambu Apus, Jakarta Timur. Mereka resmi memecat OSO dan mengukuhkan Daryatmo sebagai Ketua Umum.

OSO tidak tinggal diam. Dia melangkah lebih dahulu dengan memecat pengurus-pengurus yang ikut di barisan Sudding, dan mendaftarkan pengurus barunya di Kementerian Hukum dan HAM. Menteri Hukum dan HAM, Yassona Laoly sudah meneken SK Pengurus DPP Hanura versi OSO.

Pembicaraan dengan nada tinggi dari OSO dan Sudding wajar, karena di darah mereka mengalir darah Bugis. Dari penelusuran Wikipedia, Ayah OSO, Odang berasal dari Palopo, Sulsel. Sang ayah membesarkan OSO dengan prinsip-prinsip siri'. 

Demikian pula Sudding, lahir dan besar di Tanah Bugis. Penelusuran Wikipedia, Sudding lahir di Batusitanduk, Luwu, Sulawesi Selatan pada 6 Agustus 1966. Dia menyelesaikan sekolahnya mulai dari SD hingga Magister Hukum di Sulsel.